Disdik DKI: PTM Terbatas Dihentikan Jika Situasi Covid-19 Memburuk

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menegaskan, bahwa kesehatan dan keselamatan peserta didik merupakan hal terpenting dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Pelaksanaan PTM terbatas sangat dipengaruhi oleh situasi pandemi di ibu kota.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Disdik DKI: PTM Terbatas Dihentikan Jika Situasi Covid-19 Memburuk
Warga Berburu Seragam Sekolah di Pasar Mester. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menegaskan, bahwa kesehatan dan keselamatan peserta didik merupakan hal terpenting dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Pelaksanaan PTM terbatas sangat dipengaruhi oleh situasi pandemi di ibu kota.

"Memang bergantung pada situasi menurun tidaknya pandemi Covid-19," kata Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah saat dihubungi merdeka.com, Senin (30/8).

Dia mengatakan, jika situasi terus membaik, yang ditandai dengan menurunnya level PPKM, maka pembelajaran tatap muka akan terus dilanjutkan. Sekolah yang diizinkan menjalankan PTM juga akan bertambah.

Namun, lanjut dia, jika situasi pandemi Covid-19 di DKI memburuk, maka PTM terbatas akan dihentikan. "Kalau ada yang meninggi lagi seperti kejadian bulan Juni, kita stop dulu," tegas dia.

Dia menegaskan pentingnya kesehatan dan keselamatan peserta didik. Hal tersebut sungguh-sungguh menjadi poin terpenting yang diperhatikan Pemprov DKI Jakarta.

"Karena kesehatan dan keselamatan anak-anak itu nomor satu. Kita utamakan," tandas dia.

Rekomendasi