Demo anarkis sopir taksi, polisi amankan 4 orang diduga provokator

Polisi masih mendalami motif para sopir taksi melakukan tindakan anarkis.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Demo anarkis sopir taksi, polisi amankan 4 orang diduga provokator
polisi amankan aksi demo taksi dan bajaj. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti menjelaskan bahwa pihaknya sudah menahan empat orang demonstran. Hal tersebut berkaitan dengan unjuk rasa sopir taksi konvensional yang diwarnai sweeping dan pengerusakan. "Jadi kita sudah amankan empat orang yang terkait anarkis tadi. Tadi pagi provokator sudah ditangkap empat orang," kata Krisna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/3). Menurut Krisna, pihaknya telah berkompromi dengan demonstran di depan Gedung DPR bahwa demo akan berlangsung tertib. Selain itu beberapa menit lagi mereka akan membubarkan diri. ‎ ‎‎ "Mereka mau, sudah jalan. Mereka sudah janji 17.30 bubar. Saya sudah sampaikan 18.00 harus bubar. Kalau tidak kami akan tindak tegas. Kami juga amankan sudah di Senayan, Jakpus sudah menurun potensi kerawanan," tuturnya. ‎Krisna berujar bahwa dirinya tak segan menindak demonstran yang melakukan tindak pidana atau pengerusakan. Namun dari 4 demonstran yang ditangkap belum diketahui identitas dan apakah membawa senjata tajam. ‎ "‎Pesan dari pimpinan bahwa terkait isu-isu yang mereka sampaikan nanti anak-anak kami di Polda akan koordinasi. Namun terkait dengan ketertiban Jakarta jadi konsen kami," pungkasnya.

Rekomendasi