Dapat tunjangan Rp 490 ribu,8 PNS DKI tetap pilih mundur dari disdik

Mereka mundur dengan berbagai alasan, mulai dari hamil hingga takut tak memenuhi target.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Dapat tunjangan Rp 490 ribu,8 PNS DKI tetap pilih mundur dari disdik
PNS DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Ratusan orang PNS dirotasi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, ke posisi baru. Banyak yang naik pangkat, tapi ada beberapa yang turun.Rotasi ini untuk memberikan semangat kerja yang baru. Selain itu, untuk memberikan pada kesempatan pada yang berkualitas untuk menduduki posisi yang pantas.Rupanya, target yang dipesankan Ahok, sapaan Basuki, pada PNS membuat sebagian mereka tak sanggup. Satu per satu mulai menyatakan mundur dan memilih kembali jadi staf.Saat ini, jumlah yang mundur lebih kurang mencapai 15 orang. Mereka mundur dengan berbagai alasan, mulai dari hamil hingga takut tak memenuhi target.Dari data yang didapat merdeka.com, Kamis (19/3), delapan PNS sudah memastikan mundur dari jabatan barunya. Dari delapan orang itu, empat laki-laki dan empat lainnya perempuan. Mereka berasal berpangkat penata muda sampai penata tingkat I dengan golongan III a, b dan c.Semua dipindah ke Dinas Pendidikan. Mereka menempati jabatan Kepala Subbagian Tata Usaha di beberapa sekolah berbeda. Promosi jabatan yang mereka terima membuat pangkat mereka naik menjadi Eselon IV b. Semuanya mendapatkan kenaikan tunjangan jabatan menjadi Rp 490.000 setiap bulannya.

Rekomendasi