Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berwajah sendu, Taufik ceritakan komunikasi terakhir dengan Sanusi

Berwajah sendu, Taufik ceritakan komunikasi terakhir dengan Sanusi Mohamad Sanusi. ©2016 mohamadsanusi.com

Merdeka.com - Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, M Sanusi, diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis malam (31/3). Kabar penangkapan itu membuat keluarga terkejut, tak terkecuali kakak kandung Sanusi, Mohammad Taufik.

Saat jumpa pers, wajah Taufik terlihat muram. Apalagi saat menyebut bahwa adiknya lah yang ditangkap KPK, suaranya terdengar lirih, seperti menahan emosi dan tangis.

"Seperti kita tahu bahwa ada peristiwa OTT dilakukan KPK kemarin. Jujur kami terkejut setelah ditelusuri ternyata anggota Gerindra kebetulan adik saya, terkejut," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (1/4).

Sebagai keluarga, Taufik mengaku tidak percaya adiknya itu ditangkap KPK. Dia mengungkapkan Sanusi memiliki kepribadian yang baik. Sanusi sendiri, katanya, adalah seorang pengusaha properti dan mempunyai banyak kios di Thamrin City, Jakarta Pusat.

"Saya enggak yakin dia melakukan itu. Dia pengusaha, dia pengusaha properti. Thamrin City lah, duitnya kayak gimana," jelas politisi Gerindra ini.

Wakil Ketua DPRD DKI ini juga mengaku komunikasi terakhirnya dengan Sanusi sekitar pukul 18.55 WIB melalui pesan singkat kemarin. Sanusi mengabari bahwa ada acara keluarga hari ini. Namun adiknya itu tidak memberikan kabar bahwa saat pukul 21.00 WIB, dirinya ditangkap KPK.

"Saya jam 18.55 WIB masih SMS, besok ada acara di Abuba dengan para keluarga besar. Ditangkap tahu dari media kira-kira jam 21.00 lewat," ungkapnya.

Sebelumnya, Taufik menuturkan akan menyiapkan kuasa hukum guna memberikan pendampingan bagi Sanusi. Hal ini dikarenakan partai Gerindra secara tegas tidak akan melindungi kadernya yang terjerat korupsi sehingga tidak akan memberikan advokasi.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP