Berusaha rebut senjata polisi saat ditangkap, Jabrik akhirnya didor
Merdeka.com - Polisi menembak pelaku curanmor Dedy alias Jabrik Jl Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat (18/7). Penembakan dilakukan karena coba melawan untuk merebut senjata petugas.
"Pelaku (Jabrik) saat itu berusaha merebut senjata anggota, demi keamanan, kami melakukan tindakan tegas yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung, di Jakarta, Jumat (20/7).
Sebelum menembak Jabrik, polisi lebih dulu mengamankan rekannya bernama Heru. Keduanya merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor yang selalu beroperasi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Pelaku (Heru) kooperatif, kami mengembangkan kasus ranmor dari dia, kemudian kami dapatkan keberadaan Jabrik, dari keterangannya, kami menangkap dan memberikan tindakan tegas," ujarnya.
Tahan menambahkan, berdasarkan pengakuan Heru telah mencuri motor Yamaha Mio Sporti warna biru bernomor polisi B 3456 EE di sebuah kantor RW 003 di Jalan Ketapang, Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Dari pengakuannya, dia mencuri motor di Kantor RW, di Jalan Ketapang, Kebon Kosong," tegas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya