Bangun 5 pulau di Pelabuhan Jakarta, Pemprov DKI gandeng Pelindo II
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, bakal berkoordinasi dengan Pelindo II dan III untuk membangun lima pulau, yakni M, N, O, P, Q di Pelabuhan Jakarta atau Port of Jakarta. Menurut Ahok, koordinasi sendiri dilakukan sebab pulau N sendiri adalah pulau buatan yang dibangun oleh pengelola Pelabuhan Tanjung Priok, PT Pelindo II sedangkan Pemprov DKI hanya memiliki hak reklamasi di 3 pulau, yaitu O, P, dan Q.
"Kami mau kerja sama dengan Pelindo II III, jadi kita mau Port of Jakarta dari Pulau N O P Q, sebagian M malahan," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (25/4).
Ahok mengatakan, langkah ini akan dilakukan menyusul rencana pemerintah pusat yang akan membangun pelabuhan baru di Subang, Jawa Barat. Bila wacana ini terealisasi, pengelolaan Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi wewenang PT Pelindo II akan diambil alih Pemprov DKI.
Selain itu, Ahok juga berencana menggabungkan proyek pengelolaan Pelabuhan Tanjung Priok dengan Port of Jakarta. Rencananya, pembangunan pelabuhan baru ini akan mulai digarap pada 2017 tahun depan.
"Rencana kalau jadi Port of Rotterdam itu kira-kira 2017 sudah mulai. Nah, hanya prosesnya masuk pemerintah pusat berpikir Tanjung Priok enggak mau dikembangin, di mau pindah ke Subang. Kita jauh lebih gampang ngembangin yang sudah ada," beber Ahok.
Untuk pembangunan Port of Jakarta, Ahok menyebut akan mengikutsertakan sejumlah BUMD milik Jakarta dan pihak operator pelabuhan Port of Rotterdam dari Belanda.
"Jakpro ada saham, Ancol ada saham, jaya ada saham, O P Q itu kita namaian PT KEK (Kawasan Ekonomi Khusus). Termasuk Port of Rotterdam kita ajak punya saham sehingga ada jaringan dengan Belanda," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya