Ajak anak-istri ke Rumah Lembang, Ahok bicara pentingnya keluarga

Ajak anak-istri ke Rumah Lembang, Ahok bicara pentingnya keluarga. Ahok menjelaskan, setiap hal positif dalam kehidupan dibangun melalui keluarga. Setiap orang yang berhasil membina keluarga dengan baik, ia yakin akan mampu menjadi sosok yang baik pula dalam sehari-harinya.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Ajak anak-istri ke Rumah Lembang, Ahok bicara pentingnya keluarga
Ahok dan keluarga di Rumah Lembang. ©2017 merdeka.com/rizky andwika

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama mengajak istrinya, Veronica Tan dan anak sulungnya, Nicholas Sean ke Posko Relawan di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (25/1). Ahok, sapaan akrabnya, menjelaskan alasan dirinya memboyong keluarga ke Rumah Lembang untuk menemui warga dan relawan yang hadir. Ahok menjelaskan, setiap hal positif dalam kehidupan dibangun melalui keluarga. Setiap orang yang berhasil membina keluarga dengan baik, ia yakin akan mampu menjadi sosok yang baik pula dalam sehari-harinya. "Saya mau sampaikan saya adalah orang yang percaya masyarakat bisa terbangun kalau kita mulai dari keluarga. Kalau keluarga baik biasanya anak-anak baik. Makanya dalam bekerja pun kita libatkan keluarga. Itu yang saya sampaikan kepada anak dan istri saya," kata Ahok di Rumah Lembang, Jakarta, Rabu (25/1). Ahok menjelaskan, saat memutuskan terjun ke dunia politik tak lepas dari peran keluarga. Ahok bercerita, kala itu harus terlebih dahulu meminta izin ke keluarganya. "Kita nggak bisa sendiri-sendiri," ujarnya. Saat di Rumah Lembang, istri Ahok Veronica Tan menjelaskan pentingnya pentingnya keberadaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di DKI Jakarta. RPTRA diinisiasi oleh Basuki Tjahaja Purnama saat masih aktif sebagai Gubernur. Veronica menjelaskan RPTRA dibangun bertujuan untuk sarana menjalin komunikasi antar warga Jakarta sekaligus sebagai sarana edukasi bagi anak-anak. Sementara, putra sulung Ahok, Nicholas Sean saat di Rumah Lembang mengklarifikasi soal dirinya yang pernah melontarkan imbauan agar warga Jakarta tak memilih ayahnya dalam Pilkada DKI tahun 2017. Nicholas disebut melarang warga agar tak memilih Ahok karena takut ayahnya itu dipenjara karena sedang tersandung kasus dugaan penistaan agama. "Saya tidak pernah mengatakan hal seperti itu," kata Nicholas di Posko Relawan Ahok-Djarot, Rumah Lembang, Jakarta, Rabu (25/1).

Rekomendasi