Menyongsong kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Pemerintah Kota Serang melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pelajar SD hingga SMP di wilayahnya.
Dalam kunjungannya saat meninjau pemberian vaksin di SMPN 7 Kota Serang Minggu (22/8/2021) lalu, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan jika vaksinasi penting untuk seluruh unsur pendidikan.
"Alhamdulillah sekarang sudah berjalan pelaksanaan vaksinasi Covid-19," kata Syafrudin, dilansir dari laman resmi Pemkot Serang, Selasa (24/8/2021).
Advertisement
Siswa Wajib Divaksin Sebelum Masuk Sekolah
Syafrudin mewajibkan seluruh pelajar di Ibu Kota Banten divaksin. Jjika belum ada yang divaksin dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah dilakukan, maka siswa tidak boleh mengikuti pelajaran di sekolah.
Dari 26.000 pelajar, tak sampai 20 persen yang sudah divaksin. Selain itu, percepatan vaksinasi juga berkenaan dengan kondisi Kota Serang yang saat ini sudah masuk zona orange dan aturan SKB 3 Menteri sudah menganjurkan untuk sekolah tatap muka.
"Nanti ketika anak-anak kita ini belum ada yang divaksin maka ini akan dipulangkan dulu dan divaksin terlebih dahulu. Jadi harus membawa kartu vaksin, ke sekolah itu harus benar-benar sudah divaksin," jelasnya.
Advertisement
Guru dan Orang Tua Juga Harus Sudah Divaksin
©2021 Liputan6/Merdeka.com
Pemkot Serang menargetkan sebanyak 300 siswa bisa divaksin setiap harinya. Penggencaran tersebut dimaksudkan agar PTM bisa segera dilakukan.
Dalam 10 hari ke depan, Syafrudin menargetkan vaksinasi terhadap pelajar sudah selesai dan bisa segera melaksanakan KBM. Tentunya hal ini dibarengi dengan para guru dan orang tua juga harus sudah divaksin.
"Mudah-mudahan minggu depan atau 10 hari kedepan selesai, baru kita laksanakan tatap muka. Target sehari itu anak sekolah di vaksin itu 300 orang, itu digelar di sekolah masing-masing," ujarnya.