6 Manfaat Makan Bawang Putih untuk Kesehatan, Bantu Turunkan Tekanan Darah
Merdeka.com - Bawang putih (Allium sativum), sudah digunakan secara luas untuk keperluan di dapur. Tetapi, penggunaan bahan makanan tidak sebatas di area dapur saja. Bawang putih juga dikenal sebagai obat karena khasiatnya yang dianggap mampu mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit.
Manfaat makan bawang putih untuk kesehatan memang telah dikenal selama berabad-abad, sejak dokter Yunani kuno, Hippocrates, meresepkannya untuk mengobati semua jenis penyakit.
Tidak berlebihan jika menganggap bawang dapat mengatasi banyak penyakit. Ini karena bawang putih didukung dengan berbagai macam kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan. Sebut saja mangan, selenium, vitamin C, vitamin B6, dan antioksidan lainnya, termasuk allicin dapat Anda temukan dalam bahan dapur yang satu ini.
Ada berbagai kondisi yang dapat diatasi dengan mengonsumsi bawang putih. Dikutip dari healthline.com, berikut kami sampaikan manfaat makan bawang putih untuk kesehatan tubuh.
Melawan Penyakit, Termasuk Pilek

©2012 Shutterstock
Manfaat makan bawang putih yang pertama adalah untuk melawan penyakit seperti pilek. Suplemen bawang putih dikenal dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Dalam satu studi besar selama 12 minggu menemukan bahwa suplemen bawang putih setiap hari dapat mengurangi jumlah pilek hingga 63% dibandingkan dengan plasebo.
Durasi rata-rata gejala flu juga berkurang hingga 70%, dari 5 hari pada kelompok plasebo menjadi hanya 1,5 hari pada kelompok bawang putih.
Namun, satu tinjauan menyimpulkan bahwa bukti tidak mencukupi dan diperlukan lebih banyak penelitian.
Meskipun kurangnya bukti yang kuat, menambahkan bawang putih ke dalam makanan Anda patut dicoba jika Anda sering terserang flu atau pilek.
Dapat Menurunkan Tekanan Darah
Manfaat makan bawang putih yang kedua yaitu untuk membantu menurunkan tekanan darah. Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke adalah pembunuh terbesar di dunia. Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, adalah salah satu pendorong utama dari penyakit ini.
Penelitian pada manusia telah menemukan bahwa suplemen bawang putih memiliki dampak signifikan pada penurunan tekanan darah pada orang dengan tekanan darah tinggi. Dalam sebuah penelitian, 600-1.500 mg ekstrak bawang putih yang sudah tua, sama efektifnya dengan obat Atenolol dalam menurunkan tekanan darah selama periode 24 minggu.
Dosis suplemen harus cukup tinggi untuk mendapatkan efek yang diinginkan. Jumlah yang dibutuhkan setara dengan sekitar empat siung bawang putih per hari.
Menurunkan Kolesterol

©©2012 Shutterstock/Stuart Miles
Manfaat makan bawang putih yang ketiga adalah untuk membantu menurunkan kolesterol. Bawang putih dapat menurunkan kolesterol total dan LDL. Bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi, suplemen bawang putih dinilai dapat mengurangi kolesterol total dan / atau LDL sekitar 10–15%.
Melihat kolesterol LDL ("buruk") dan HDL ("baik") secara khusus, bawang putih dipercaya dapat menurunkan LDL, tetapi tidak memiliki efek yang dapat diandalkan pada HDL.
Mencegah Penyakit Alzheimer dan Demensia
Manfaat makan bawang putih yang keempat yakni untuk mencegah penyakit Alzheimer dan demensia. Kerusakan oksidatif dari radikal bebas berkontribusi pada proses penuaan. Bawang putih mengandung antioksidan yang mendukung mekanisme perlindungan tubuh terhadap kerusakan oksidatif.
Suplemen bawang putih dosis tinggi telah terbukti meningkatkan enzim antioksidan pada manusia, serta secara signifikan mengurangi stres oksidatif pada mereka yang memiliki tekanan darah tinggi. Efek gabungan pada pengurangan kolesterol dan tekanan darah, serta sifat antioksidan, dapat mengurangi risiko penyakit otak seperti Alzheimer dan demensia.
Dapat Membantu Detoksifikasi Logam dalam Tubuh

©Pixabay
Manfaat makan bawang putih kelima yaitu untuk membantu detoksifikasi logam pada tubuh. Pada dosis tinggi, senyawa sulfur dalam bawang putih telah terbukti melindungi tubuh dari kerusakan organ akibat toksisitas logam berat.
Sebuah studi selama empat minggu pada karyawan pabrik aki mobil (yang menerima paparan berlebihan terhadap timbal) menemukan bahwa bawang putih mengurangi kadar timbal dalam darah sebesar 19%. Ini juga mengurangi banyak tanda klinis toksisitas, termasuk sakit kepala dan tekanan darah.
Tiga dosis bawang putih setiap hari bahkan mengungguli obat D-penicillamine dalam mengurangi gejala.
Meningkatkan Kesehatan Tulang
Manfaat makan bawang putih yang terakhir adalah untuk membantu meningkatkan kesehatan tulang. Tidak ada penelitian pada manusia yang mengukur efek bawang putih pada keropos tulang. Namun, penelitian hewan pengerat menunjukkan bahwa hal itu dapat meminimalkan keropos tulang dengan meningkatkan estrogen pada wanita.
Satu studi pada wanita menopause menemukan bahwa dosis harian ekstrak bawang putih kering (sama dengan 2 gram bawang putih mentah) secara signifikan menurunkan penanda defisiensi estrogen.
Ini menunjukkan bahwa suplemen ini mungkin memiliki efek menguntungkan pada kesehatan tulang pada wanita. Makanan seperti bawang putih dan bawang bombay juga memiliki efek yang baik pada osteoartritis.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya