Perempuan di China sangat tergila-gila dengan telepon pintar mereka sehingga lebih memilih tidak berhubungan seks selama sebulan daripada menyerahkan perangkat telekomunikasi mereka itu.
Ini merupakan bagian dari sebuah laporan disusun oleh konsultan komunikasi MSL Group yang bekerja sama dengan Randi Zuckerberg, saudara perempuan Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, seperti dilansir situs divaasia.com, Rabu (15/1).
Laporan itu juga mengatakan teknologi baru dan media sosial telah mengubah kehidupan kaum perempuan, seperti dikutip surat kabar Shanghai Daily.
Kenyataan ini didapat dari hasil wawancara dengan 3.600 perempuan antara usia 18 tahun sampai 64 tahun di China, Brasil, Inggrs, dan Amerika Serikat.
Para responden menyatakan mereka menghabiskan setidaknya dua jam saban pekan menggunakan Internet, yang merujuk sebagai 'perempuan terhubung'.
Hubungan antara perempuan di China dan perangkat telekomunikasi mereka menjadi yang terkuat, dengan 45 persen bersedia tidak berhubungan seks selama sebulan demi menggunakan telepon pintar mereka, dibandingkan dengan wanita di Amerika yang hanya 39 persen, Inggris dengan 38 persen, dan Brasil 28 persen.
Sekitar 44 persen dari responden asal China menggunakan media sosial untuk menemukan cinta, dibandingkan dengan Brasil di angka 21 persen, Inggris 13 persen, dan 12 persen yang merupakan responden dari Amerika.
Lebih dari 90 persen responden asal China memiliki telepon pintar dengan akses Internet, dibandingkan dengan 70 persen responden di Inggris. Kepemilikan itu bahkan lebih tinggi dari Amerika dan Brasil, dengan angka 59 persen dan 57 persen.