Norwegia Sebut Ikan Salmon Ekspornya Bukan Sumber Virus Corona di Pasar Beijing

Dewan Makanan Laut Norwegia, perusahaan pemasaran pemerintah, mengatakan kepada Reuters beberapa pengiriman salmon dikirim ke kota-kota utama di China, kecuali Beijing.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Norwegia Sebut Ikan Salmon Ekspornya Bukan Sumber Virus Corona di Pasar Beijing
Gelombang kedua virus corona hantui China. ©NOEL CELIS/AFP

Pihak berwenang China dan Norwegia menyimpulkan salmon dari Norwegia bukanlah sumber virus corona yang ditemukan di papan pemotong di sebuah pasar Beijing. Demikian disampaikan Menteri Perikanan dan Makanan Laut Norwegia pada Rabu.

"Kami bisa memperjelas ketidakpastian ini," kata Odd Emil Ingebrigtsen dalam sebuah konferensi video, dikutip dari Reuters, Kamis (18/6).

Pejabat China dan Norwegia memutuskan pada Selasa, sumber wabah tidak berasal dari ikan impor dari Norwegia, lanjut Ingebrigtsen.

China menghentikan impor salmon Eropa setelah laporan pada Sabtu lalu menyebutkan virus corona ditemukan di peralatan yang digunakan untuk memotong ikan di pasar Xinfadi, Beijing, memaksa supermarket di ibu kota China itu membuang salmon dari rak-rak mereka.

Produsen salmon Norwegia melihat pesanan dari China dibatalkan selama akhir pekan, kendati Otoritas Keamanan Makanan Norwegia mengatakan tak ada bukti ikan bisa terinfeksi.

Saham peternak salmon Norwegia, sempat anjlok pada Senin, naik para Rabu dengan pemimpin pasar Mowi naik 3,6 persen dan Salmar naik 2,9 persen.

Dewan Makanan Laut Norwegia, perusahaan pemasaran pemerintah, mengatakan kepada Reuters beberapa pengiriman salmon dikirim ke kota-kota utama di China, kecuali Beijing.

Salah satu eksportir salmon, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan beberapa pengiriman masih dilakukan ke China tapi ada banyak pengiriman yang masih tertunda.

Rekomendasi