Afghanistan Tangkap Empat Anggota Taliban Terkait Serangan Roket Saat Salat Iduladha

Pasukan Afghanistan menangkap empat pejuang Taliban, termasuk seorang komandan militan karena melakukan serangan roket pada hari raya Iduladha.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Afghanistan Tangkap Empat Anggota Taliban Terkait Serangan Roket Saat Salat Iduladha
Dokumen foto pelaksanaan salat Idulfitri pada Mei 2021 di Istana Presiden Afghanistan di Kabul. ©Hedayatullah Amid/EPA via Al Jazeera

Pasukan Afghanistan menangkap empat pejuang Taliban, termasuk seorang komandan militan karena melakukan serangan roket pada hari raya Iduladha. Roket ini meledak di dekat istana kepresidenan di Kabul saat sedang berlangsung salat Iduladha.

Penangkapan ini disampaikan sejumlah pejabat pada Minggu, seperti dilansir Al Arabiya.

Belum ada informasi lebih lanjut terkait penangkapan ini.

Pada Selasa (20/7), sejumlah roket mendarat di dekat istana kepresidenan Afghanistan di Kabul saat berlangsung pelaksanaan salat Iduladha, seperti dilaporkan sejumlah pejabat dan media.

Reuters mengutip media lokal melaporkan tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani tetap melanjutkan salat walaupun terdengar sejumlah ledakan keras di kawasan tersebut, seperti ditunjukkan gambar di televisi. Sejumlah jemaah terlihat kaget saat mendengar ledakan yang cukup keras tersebut, namun mereka tetap melanjutkan salat.

Roket-roket tersebut ditembakkan sekitar pukul 08.00 waktu setempat, terdengar di seluruh wilayah Zona Hijau yang dijaga ketat di mana berlokasi istana presiden dan beberapa kedutaan besar negara asing, termasuk kedutaan AS.

Presiden Ghani kemudian menyampaikan pidato dari podium luar ruangan, disiarkan media lokal.

Dilansir Al Jazeera, Selasa (20/7), sedikitnya tiga roket mendarat di Kabul pada hari Iduladha, menurut juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Mirwais Stanekzai.

“Hari ini musuh-musuh Afghanistan meluncurkan serangan roket di sejumlah wilayah berbeda di kota Kabul,” jelasnya.

“Semua roket mengguncang tiga wilayah berbeda. Berdasarkan informasi awal kami, tidak ada kematian. Tim kami sedang melakukan penyelidikan.”

Rekomendasi