Air Mata Nia Ramadhani Tak Terbendung saat Ingat Sang Anak, Ardi Coba Menenangkan

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba. Mereka pun telah menyampaikan permintaan maafnya kepada publik dan telah mengakui kesalahannya.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Air Mata Nia Ramadhani Tak Terbendung saat Ingat Sang Anak, Ardi Coba Menenangkan
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie di Polres Jakpus. ©ANTARA/HO-Humas Polres Metro Jakarta Pusat

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba. Mereka pun telah menyampaikan permintaan maafnya kepada publik dan telah mengakui kesalahannya.

Saat menyampaikan permintaan maafnya, ibu tiga anak itu tak kuasa membendung air mata. Khususnya kala mengingat ketiga anaknya yakni Mikhayla Zalindra Bakrie, Mainaka Zanatti Bakrie, dan Magika Zaladrie Bakrie.

Melihat istri tercinta menangis, Ardi Bakrie yang berdiri di sampingnya mencoba untuk menenangkan. Air mata Nia tetap saja tak terhenti kala ia mengingat orang-orang yang disayanginya.

Harusnya Beri Contoh Baik

Nia sadar bahwa keputusannya untuk menggunakan barang haram tersebut merupakan tindakan yang salah. Nia juga sadar bahwa seharusnya ia memberikan contoh yang baik, khususnya kepada anak-anaknya.

"Sebagai manusia saya sadar seharusnya saya memberikan contoh yang baik bagi anak-anak saya dan orang-orang sekitar saya. Saya berharap melalui pernyataan ini saya bisa dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya dari semua pihak," kata Nia saat jumpa wartawan bersama pihak kepolisian belum lama ini.

Nangis Tersedu

Saat mengingat ketiga buah hatinya, air mata Nia pecah. Sebagai ibu, hatinya tentu saja hancur karena untuk sementara waktu tak akan bisa bertemu dengan anak-anaknya.

"Terutama sekali lagi (minta maaf) kepada yang saya kasihi orangtua saya dan seluruh keluarga besar, terutama anak-anak saya. Mikhayla, Mainaka, Magika," papar Nia.

Pengampunan

Di akhir pesan yang disampaikannya, Nia memohon ampun kepada Allah SWT atas keputusannya mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu selama sekitar empat bulan belakangan ini.

"Terutama buat saya adalah dari pengampunan dari Allah. Sebagai warga negara Indonesia yang baik saya akan kooperatif," terang Nia.

Rekomendasi