Mengamini doa 3 tahun dirgahayu merdeka.com

Senjata andalan kami tetap, independen dan berintegritas. Kami siap memberikan berita menarik, juga berita penting.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Mengamini doa 3 tahun dirgahayu merdeka.com
HUT ke 3 tahun merdeka.com. ©2015 merdeka.com/eko prasetya

Bangun pagi, buka hape, ada ucapan Happy Anniversary buat merdeka.com. Kami mengucap terima kasih. Ya, itu salah satu dari belasan pembaca yang kenal dengan kami.

Pembaca yang smart, tepat hari Sabtu 21 Februari 2015, kami memasuki tahun ketiga. Merdeka.com dilahirkan pada 21212 alias tanggal 21 bulan Februari dan tahun 2012. Tak terasa, sudah tiga tahun.

Ada yang berbeda dengan perayaan kali ini. Dua tahun lalu, kami hadir lengkap, para penggagas dan pendiri, ada Steve Christian (SC), Pemred Didik Supriyanto, COO Sapto Anggoro, dan Titis Widyatmoko(redaktur eksekutif). Tapi Jumat malam, hanya Sapto yang hadir. Ya, karena masing-masing sedang sibuk. Didik rapat di Dewan Pers datang menyusul, SC sedang meeting dengan partnernya dari Singapore, sedang Titis kini memimpin pengembangan web baru dari Jogjakarta. Titis saat ini melimpahkan tugas-tugasnya sebagai Redaktur Eksekutif pada Ramadhian Fadillah (Ian).

Sebenarnya acaranya akan dilakukan di dua tempat, Malang dan Jakarta sebagai puncaknya, yakni tanggal 27 Februari. Oleh karena itu, Jumat malam dilakukan hanya sebagai bentuk syukur sederhana atas perjalanan 3 tahun yang kian meningkat peran dari merdeka.com. Baik dari jumlah page views, pengakses, pengunjung unik, pendapatan iklan, dan lain-lain.

Saking sederhananya, Tiwi dari sekretaris redaksi merdeka.com membelikan kue tart yang murah meski tetap bermakna. “Habis keputusannya cepet-cepetan sih,” kata sekretaris yang dikenal tegas dan aktif “memimpin” rapat redaksi ini.

Syukurannya sengaja dilakukan pada pukul 21.00 WIB, karena mengingat saat-saat menjelang pukul 00.00 WIB pada tiga tahun lalu di markas Tebet, dimana para awak redaksi bersama-sama menunggu masa-masa pertama menyapa dunia online di jagad media berita di Indonesia.

Secara normatif disampaikan Sapto bahwa merdeka.com sudah menjadi sistem yang dibangun bersama. Meski para pemain inti beberapa terpaksa mengerjakan tugas lain dan sebagian mundur, namun kinerja dan outputnya masih terjaga. Memang sempat mendapat persaingan sehat dari beberapa media lain, tapi dengan semakin giat bekerja, mempelajari berbagai hal, siang malam bahkan tanpa pandang hari libur, akhirnya kami kembali menapak di posisi yang cukup menantang di beberapa peringkat penting yang sering jadi acuan media.

Pada syukuran Jumat malam itu disampaikan doa singkat dari M Hasist Masrukhin yang adalah wakil Redeks. Semoga di usia ketiga ini, merdeka.com lebih baik, page views makin meningkat, traffic makin bagus, pembacanya makin bertambah, pendapatannya juga nambah, bermanfaat buat pembacanya, dan mensejahterakan karyawannya. Doa-doa Hasist yang lulusan UIN itu pun diamini para wartawan dan karyawan di Tebet malam itu. Doa tulus di hari malam anniversary.

Seperti biasa, acara pun ditutup dengan tiup lilin. Yang dilakukan trio Sapto, Didi (Korlip), dan Ian (Redeks). Kue kehormatan disampaikan kepada Djoko Poerwanto, karyawan serbabisa yang membantu banyak hal di awal-awal kelahiran merdeka.com, mulai dari penyusunan datbase foto, liputan dunia anakmuda dan gadget, dan membantu trouble teknis di Tebet. Kue tart juga diberikan pada tim wartawan baru yang baru dua minggu bergabung, yakni Ijong, Azzura, dkk.

Demikianlah para pembaca yang smart, sebagian kecil dari cara kami mensyukurinya. Meski sederhana tapi semangat untuk menjadi yang terbaik tetap menyala di tim kami. Senjata andalan kami tetap, independen dan berintegritas. Kami siap memberikan menu-menu berita menarik, dan juga berita penting.

Dirgahayu 3 Tahun merdeka.com.

Halaman
Rekomendasi