Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wisata Gratis Vaksin ke Bali Selama 14 Hari, Berikut Daftar Harganya

Wisata Gratis Vaksin ke Bali Selama 14 Hari, Berikut Daftar Harganya bali. AFP PHOTO/ SONNY TUMBELAKA

Merdeka.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) terus mempromosikan program wisata plus gratis vaksin Covid-19 ke Bali. Paket ini ditawarkan untuk wisatawan domestik yang ingin berlibur maupun bekerja selama 14 hari di Pulau Dewata.

Paket wisata vaksin di Bali ini ditawarkan mulai dari harga Rp 4,1 juta per satu orang. Ongkos tersebut sudah termasuk vaksin Sinovac untuk dua kali suntikan, namun belum termasuk tiket pesawat.

"Jadi konsepnya 14 hari 13 malam, harganya mulai dari Rp 4,1 juta. Ini sudah termasuk dua kali vaksin dan tentunya fasilitas-fasilitas lain," jelas Direktur Utama TX Travel Anton Thedy dalam sesi teleconference, Senin (28/6).

Anton menyebutkan, pihaknya telah mengerahkan 256 kantor cabang dan 12 ribu reseller di seluruh Indonesia untuk mempromosikan paket wisata plus vaksin gratis ke Bali. "Kami juga akan tambah-tambahkan produk-produknya, bukan cuman yang sekarang ada saja. Kami sudah mencoba beberapa lokasi seperti ke daerah Ubud, begitu juga ke daerah lain. Banyak sekali yang kita bisa kembangkan bersama-sama," tuturnya.

"Poin yang paling penting dari wisata vaksin ini adalah bagaimana menambah length of stay yang mungkin sekarang rata-rata seminggu bisa jadi dua minggu," tegas Anton.

Dia lantas menceritakan pengalamannya tinggal dua bulan di Bali, dimana berlibur ke Pulau Dewata sejauh ini disebutnya masih jadi top of mind para turis domestik. Selain berlibur, para pebisnis juga kerap menghabiskan waktu kerjanya di Bali.

"Saya lebih mudah ketemu dengan partner bisnis di Bali dibandingkan dengan di Jakarta sendiri. Selanjutnya adalah Bali sebagai pusat kuliner internasional, sehingga sangat cocok untuk segala macam orang mau makan apa saja bisa," ungkap Anton.

"Dan tentunya Bali juga sangat bagus, punya pantai, punya gunung, punya danau, punya tempat yang panas, punya tempat yang dingin. Menurut saya ini adalah salah satu alasan bagaimana kita bisa memulai percontohan wisata vaksin di Bali," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP