WIEF cari solusi genjot peran UMKM dorong pertumbuhan ekonomi dunia

Selasa, 2 Agustus 2016 11:17 Reporter : Siti Nur Azzura
WIEF cari solusi genjot peran UMKM dorong pertumbuhan ekonomi dunia pengrajin bangku sekolah. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - World Islamic Economic Forum (WIEF) 2016 kembali digelar di Indonesia. Pertemuan akbar yang dihadiri mayoritas negara-negara islam ini guna mengeksplorasi peran penting dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh negara di dunia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan UMKM merupakan salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sehingga, sangat penting adanya kerja sama antara pemerintah dan sektor usaha untuk mengoptimalkan peran UMKM.

"Pada saat ini kita harap bahwa desentralisasi pertumbuhan dapat memberikan kesempatan lebih banyak kepada UMKM untuk dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, dan selalu menjadi pemain penting dalam menciptakan lapangan kerja, juga menjadi penahan pada saat terjadi guncangan ekonomi," kata Menkeu Sri dalam acara 12th WIEF di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (2/8).

Dengan adanya forum ini, diharapkan tidak hanya membawa kerja sama, tetapi juga secara kreatif memasukkan peran budaya. Sehingga mampu memberikan kesempatan dan menyediakan panggung guna memotivasi generasi muda untuk mulai terlibat dalam dunia usaha.

Selain itu, kerja sama ini juga mampu menciptakan suatu inovasi teknologi untuk menciptakan nilai dan mengurangi biaya dalam produksi. "Inovasi teknologi ini bisa memfasilitasi gagasan baru yang terdapat di masyarakat agar bisa menjadi suatu konsep yang laik dari segi ekonomi. Di mana bisnis-bisnis start up dapat bertemu dengan investor-investor," imbuhnya.

Dengan demikian, lanjut menkeu, dia berharap agar pemimpin-pemimpin dunia mampu mewujudkan seluruh strategi yang diciptakan untuk mengoptimalkan UMKM.

"Di sinilah jejaring bisnis atau loka karya masterclass dihadirkan dapat mendorong orang-orang untuk bertemu menegosiasikan bisnis-bisnis, dan menciptakan kesempatan dan berbagi pengalaman. Agar mereka bisa diberdayakan dan berkontribusi lebih besar lagi pada kegiatan ekonomi nyata," jelasnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini