Tunggu Arahan Pemerintah, Pertamina Siap Evaluasi Penurunan Harga Pertamax Cs
Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) akan evaluasi penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi atau Pertamax Cs. Penurunan harga bisa dilakukan dengan mengikuti perkembangan harga minyak dunia yang terus mengalami penurunan hingga di bawah level USD 60 per barel.
Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas'ud Khamid mengatakan, menurunkan BBM non subsidi mengikuti perkembangan harga minyak dunia, Pertamina masih menunggu sinyal dari pemerintah untuk membahasnya.
"Kita nunggu pemerintah. Nunggu dipanggil dulu," kata Mas'ud, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (26/11).
Menurut Mas'ud, Pertamina akan melakukan kajian bersama pihak Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku regulator yang berwenang, untuk mengambil keputusan terhadap harga BBM non subsidi, atas perkembangan harga minyak dunia yang mengalami penurunan.
"Ya nanti kajianya bersama. Nunggu kita dipangil, nah baru hasilnya kita kasih tau, kan kita belum tahu," tutur Mas'ud.
Mas'ud mengungkapkan, Pertamina akan mengikuti hasil evaluasi harga BBM non subsidi yang dilakukan bersama Kementerian ESDM.
"Kita rapat dengan Kementerian terkait baru operator menyesuaikan. Kita evaluasi dulu penyesuaian harganya," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya