Toyota Dukung Implementasi Bahan Bakar B50

Kamis, 31 Januari 2019 11:23 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Toyota Dukung Implementasi Bahan Bakar B50 I Made Dana Tangkas. ©2019 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, sebuah lembaga di bawah PT Riset Perkebunan Nusantara mengambil inisiatif untuk mengembangkan penggunaan biodiesel 50 persen pada pencampuran minyak solar atau B50 untuk kendaraan roda empat.

Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), I Made Dana Tangkas mengatakan bahwa pihaknya mendukung implementasi penggunaan biodiesel 50 persen pada pencampuran minyak solar alias B50.

"Ini harus diapresiasi dan kita menyambut gagasan ini dengan apresiasi. Mandatori pemanfaatan biodiesel memalui tahapan B2, B5, B10 sampai sekarang B20," kata dia, di Jakarta, Rabu (30/1).

Sejauh ini pihaknya telah bekerja sama dengan PPKS Medan untuk menguji coba B50 terhadap sebuah mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) berbahan bakar B20 untuk jarak tempuh 2.000 kilometer. Mobil tersebut, merupakan produk Toyota yang terbaru.

"Jangan juga pakai kendaraan yang umurnya 10 tahun 20 tahun kalau bisa baru. Kayak ini yang baru. Makanya mesinnya masih aman," tegas dia.

Sementara untuk implementasi B20, sejauh ini berjalan lancar dan tidak ada gangguan terutama pada performa mesin mobil. "Sampai 100.000 km mobilnya yang 3 tahun sampai 5 tahun. Udah dijual juga. Tidak ada masalah, sudah jalan. Dari performa tidak ada perbedaan,"

Made yang juga Presiden Institute Otomotif Indonesia (IOI) mengatakan pihaknya bahkan telah produk dengan bahan bakar etanol 100. Namun, produk tersebut belum dijual di Indonesia. "Kita telah produksi Hilux degnan mesin yang bisa etanol 100 kita ekspor ke brasil yang sudah siap. Sementara di kandang kita belum," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini