The Fed diprediksi 4 kali naikkan suku bunga, Rupiah akan melemah
Merdeka.com - Ekonom DBS Group Research, Gundy Cahyadi memprediksi bahwa suku bunga The Fed atau Fed Fund Rate akan naik sebanyak empat kali di 2017 ini. Salah satu penyebabnya adalah ekonomi Amerika Serikat (AS) yang semakin membaik. Selain itu, inflasi AS juga sudah melewati target.
"Kami di tim DBS memprediksi, The Fed kemungkinan akan menaikkan 4 kali suku bunga di 2017 sebesar 100 basis poin," ujarnya The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa, (28/2).
Menurutnya, dampak dari kenaikan The Fed ini akan membuat mata uang AS yakni USD semakin menguat terhadap semua mata uang termasuk terhadap Rupiah.
"Dampaknya terhadap market, USD akan menguat kembali. Kami melihat USD akan menguat terhadap semua mata uang termasuk Rupiah, bisa mencapai Rp 13.800 per USD di akhir tahun," tuturnya.
"Pelemahan ini lebih kecil dibanding rata-rata mata uang Asia lainnya. Secara rata-rata nilai tukar Rupiah lebih resilience. Daya tahannya lebih tinggi dibanding rata-rata mata uang Asia lain," pungkasnya.
Sekadar informasi, The Fed pada bulan lalu telah menaikkan tingkat suku bunga acuan jangka pendek untuk kedua kalinya dalam satu dekade, tetapi mengisyaratkan kemungkinan akan mempercepat laju kenaikan suku bunga di tahun ini. Tarif saat ini berada di antara 0,5 persen dan 0,75 persen.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya