Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ternyata Ini Bisnis Crazy Rich Kertosono yang Parkir Pesawat di Halaman Rumah

Ternyata Ini Bisnis Crazy Rich Kertosono yang Parkir Pesawat di Halaman Rumah Pesawat Terparkir di Depan Rumah Warga Nganjuk. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Publik dibuat takjub saat video pesawat tengah parkir di halaman rumah milik warga Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, viral di media sosial. Rumah tersebut dihuni oleh Gatot Koco.

Adanya pesawat terparkir di halaman rumah tidak lepas dari jabatan Gatot yang merupakan Komisaris Nusantara Tjahja Cipta, sebuah sekolah penerbangan yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur.

Jabatan Gatot juga sempat diulas pada akun YouTube Bocah Pro. Video dengan judul "cerita asal usul pesawat terbang Nganjuk parkir di halaman rumah Sultan Kertosono" itu diunggah pada November 2020.

Dalam video itu disampaikan bahwa Gatot Koco merupakan sarjana ekonomi. Dia juga merupakan Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Pertamina wilayah Jawa Timur, dan memiliki sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum dan Gas.

Sumber lainnya juga menyebutkan bahwa Gatot Koco memiliki bisnis perkebunan kelapa sawit.

Dalam channel YouTube Wong Mbois, dijelaskan bahwa pesawat yang terparkir di halaman Gatot Koco merupakan pesawat Boeing 737-200. Keberadaan pesawat itu sudah dimanfaatkan masyarakat untuk dijadikan sebagai objek konten, sekaligus wadah informasi mengenai pesawat.

"Pesawat ini dulu mempunyai nama Gatot Koco Air sesuai dengan nama komisaris sekarang," demikian penjelasan narasumber pada akun YouTube tersebut.

Pesawat yang terpakir juga digunakan untuk menjamu para tamu, atau dijadikan sebagai ruang untuk pertemuan direksi Nusantara Tjahja Cipta.

Sementara akun Youtube EKOS NGANJUK menceritakan asal muasal pesawat itu. Namun saat video dibuat pesawat tersebut masih berwarna putih polos. Disebutkan, pesawat itu awalnya milik maskapai Jatayu Boeing 737 yang tak lagi beroperasi. Kemudian, anak pemilik rumah yang disebutnya bernama Gatot Koco membeli pesawat itu sekitar Rp1 miliar pada 2019.

Pesawat itu diangkut dari Jakarta menggunakan truk kontainer. Untuk memudahkan pengangkutan, badan pesawat dipotong menjadi dua dan sayapnya dilepas terlebih dahulu agar masuk ke kontainer.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP