Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sinjai kembali memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan. Mereka baru-baru ini menggelar sosialisasi program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) 2026. Acara penting ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI) sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran pajak.
Inisiatif ini merupakan langkah konkret Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk menanamkan pemahaman pajak sejak dini. Program ini bertujuan membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik. Mahasiswa diharapkan juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat melalui pemahaman tentang pentingnya pajak.
Kepala KP2KP Sinjai, Hendrawan, menjelaskan secara detail ruang lingkup program Renjani kepada para peserta. Ia juga memaparkan tugas serta manfaat jangka pendek dan panjang yang bisa diperoleh mahasiswa. Sosialisasi ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung pada pembangunan negara.
Advertisement
Advertisement
Membumikan Kesadaran Pajak Melalui Renjani
Program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) merupakan salah satu strategi utama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam meningkatkan literasi perpajakan. Melalui program ini, DJP berupaya menanamkan kesadaran pajak di kalangan masyarakat, dimulai dari generasi muda. Kemenkeu Goes to Campus menjadi wadah efektif untuk menyosialisasikan program-program seperti Renjani.
Hendrawan, Kepala KP2KP Sinjai, menegaskan bahwa Renjani bukan sekadar program magang biasa. "Ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan, mengembangkan keterampilan komunikasi, berpikir kritis, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam membangun budaya sadar pajak di masyarakat," ujarnya. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat mempercepat penyebaran informasi perpajakan yang akurat.
Program Renjani menawarkan empat aspek manfaat utama bagi para peserta. Manfaat tersebut meliputi peningkatan pengetahuan perpajakan, pengembangan keterampilan praktis, perluasan jaringan profesional, dan penguatan karier di masa depan. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman berharga yang relevan dengan dunia kerja.
Advertisement
Para relawan pajak akan terlibat dalam berbagai kegiatan penting. Mereka akan membantu asistensi pelaporan SPT Tahunan dan melaksanakan sosialisasi perpajakan. Selain itu, mereka juga akan mendampingi Business Development Services (BDS) serta membuat dan menyebarkan konten edukatif. Ini menunjukkan komitmen DJP dalam melibatkan berbagai pihak.
Advertisement
Mahasiswa: Garda Terdepan Peningkatan Kepatuhan Pajak
Peran mahasiswa dalam program Relawan Pajak Renjani sangat krusial sebagai agen perubahan. Mereka diharapkan mampu menjadi jembatan antara DJP dan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan informasi perpajakan yang kompleks dengan cara yang mudah dipahami. Keterlibatan aktif mahasiswa akan memperkuat upaya peningkatan kepatuhan pajak secara nasional.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMSI, Mochammad Nurdin, turut menyoroti pentingnya peran ini. "Program Relawan Pajak yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pajak merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam isu-isu kebangsaan, salah satunya adalah pajak," ucap Nurdin. Hal ini memberikan bekal nyata bagi mahasiswa dalam memahami dunia profesional.
Melalui Renjani, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata. Mereka akan berinteraksi langsung dengan wajib pajak dan masyarakat umum. Pengalaman ini akan memperkaya pemahaman mereka tentang sistem perpajakan dan dinamika sosial ekonomi.
Advertisement
Pembentukan generasi muda yang berwawasan kebangsaan menjadi tujuan jangka panjang dari program ini. Mahasiswa tidak hanya akan menjadi cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran akan tanggung jawabnya sebagai warga negara. Ini adalah investasi penting untuk masa depan bangsa yang lebih baik.
Advertisement
Sinergi Pendidikan dan Perpajakan untuk Masa Depan
Sinergi antara Kantor Pajak Sinjai dan Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI) melalui program Renjani menunjukkan model kolaborasi yang efektif. Kerja sama ini tidak hanya menguntungkan DJP dalam menyebarkan informasi perpajakan. Namun juga memberikan nilai tambah signifikan bagi mahasiswa UMSI.
Program Relawan Pajak Renjani memberikan platform unik bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skill dan hard skill. Keterampilan komunikasi, pemecahan masalah, dan kepemimpinan akan terasah selama mereka terlibat dalam kegiatan. Ini adalah bekal berharga untuk memasuki dunia kerja yang kompetitif.
Dampak positif dari program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada peningkatan kesadaran pajak. Namun juga dapat menumbuhkan jiwa sosial dan kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu publik. Mereka akan menjadi duta pajak yang kredibel di lingkungan masing-masing.
Advertisement
KP2KP Sinjai berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai institusi pendidikan. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem yang mendukung peningkatan literasi perpajakan di seluruh lapisan masyarakat. Masa depan perpajakan Indonesia akan semakin cerah dengan dukungan generasi muda yang sadar dan patuh pajak.
Sumber: AntaraNews