Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, secara tegas mengajak generasi muda Indonesia untuk mengambil peran sentral dalam upaya promosi event nasional berbasis digital. Ajakan ini disampaikan dalam sebuah Bimbingan Teknis Promosi Event Nasional Berbasis Digital yang diselenggarakan di Salatiga pada Sabtu lalu. Beliau menekankan bahwa keterlibatan aktif kaum muda sangat krusial untuk mengoptimalkan potensi pariwisata daerah.
Samuel Wattimena menyoroti pentingnya pemahaman mendalam generasi muda terhadap potensi wisata yang dimiliki oleh daerah mereka masing-masing. Menurutnya, pengetahuan ini akan menjadi fondasi kuat dalam membangun strategi promosi yang efektif dan tepat sasaran. Inisiatif ini diharapkan dapat mendongkrak visibilitas event lokal ke kancah nasional bahkan internasional.
Tantangan ini tidak hanya sekadar ajakan, melainkan sebuah dorongan untuk memberdayakan anak muda sebagai agen perubahan dalam ekosistem pariwisata digital. Dengan memanfaatkan kecepatan arus informasi dan jangkauan luas media digital, diharapkan event-event daerah dapat menarik lebih banyak pengunjung serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk memajukan pariwisata nasional.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis Generasi Muda dalam Promosi Event Digital
Samuel Wattimena secara khusus menantang anak muda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku aktif dalam mempromosikan event nasional. Beliau menegaskan bahwa generasi muda harus memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai potensi unik yang dimiliki oleh daerahnya. "Anak muda yang terlibat ini harus memahami potensi daerah yang dimiliki," kata Samuel, menggarisbawahi esensi dari keterlibatan mereka.
Sebagai contoh, Samuel menantang anak muda di Kota Salatiga untuk lebih mendalami dan menyebarkan informasi tentang kekayaan kota mereka. Meskipun Salatiga memiliki banyak potensi, penyebarannya kepada masyarakat luas masih perlu diintensifkan. Keterlibatan generasi muda dengan kreativitas digital diharapkan mampu mengisi celah promosi ini secara efektif.
Melalui bimbingan teknis ini, diharapkan anak muda dapat menguasai teknik-teknik promosi digital yang relevan dan inovatif. Mereka diajak untuk berpikir kreatif dalam mengemas informasi agar menarik perhatian audiens yang lebih luas. Dengan demikian, setiap event yang digelar di daerah dapat menjangkau target pasar yang lebih spesifik dan masif.
Advertisement
Keterlibatan generasi muda dalam promosi event digital juga merupakan investasi jangka panjang untuk pengembangan sumber daya manusia lokal. Mereka akan menjadi duta digital yang mampu memperkenalkan keindahan dan keunikan daerahnya. Ini bukan hanya tentang event, tetapi juga tentang membangun citra positif daerah di mata publik digital.
Advertisement
Mengoptimalkan Penyelenggara Lokal dan Kekuatan Arus Informasi Digital
Selain menantang generasi muda, Samuel Wattimena juga mendorong penyelenggara acara lokal untuk meningkatkan kapabilitas mereka dalam mengelola kegiatan. Beliau mengamati bahwa banyak event di daerah masih sering ditangani oleh penyelenggara bertaraf nasional. "Penyelenggara acara lokal masih kurang fight, padahal kalau yang penyelenggara nasional ini bisa, yang lokal juga bisa," ujarnya, menyemangati agar penyelenggara lokal lebih berani dan kompeten.
Peningkatan kapasitas penyelenggara lokal menjadi kunci agar mereka tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga inovator dalam menciptakan event yang menarik. Dengan demikian, kemandirian daerah dalam menyelenggarakan event dapat terwujud, sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Ini adalah bagian dari upaya pemerataan ekonomi dan pengembangan potensi daerah.
Senada dengan Samuel, Asisten Deputi Event Nasional Kementerian Pariwisata, Ni Komang Ayu Astuti, menekankan betapa pentingnya kecepatan arus informasi di dunia digital. Menurutnya, hal ini sangat mendukung efektivitas promosi kegiatan bertaraf nasional. "Orang akan berkunjung ke suatu daerah, tentu yang pertama dilihat dari media sosial," jelas Ni Komang Ayu Astuti, menyoroti peran dominan platform digital.
Advertisement
Ni Komang Ayu Astuti menambahkan bahwa dengan pemahaman potensi dan inovasi yang disiapkan, promosi secara digital akan memiliki jangkauan yang jauh lebih besar. Jangkauan luas ini pada akhirnya diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan. Oleh karena itu, sinergi antara generasi muda, penyelenggara lokal, dan pemanfaatan digital menjadi sangat penting.
Sumber: AntaraNews