Tahukah Anda? BI Siapkan Rp3,2 Miliar untuk Layanan Kas Keliling BI di Teluk Wondama, Dukung Perayaan 100 Tahun Aitumeri

Bank Indonesia (BI) Papua Barat siapkan Rp3,2 miliar untuk Layanan Kas Keliling BI di Teluk Wondama, penuhi kebutuhan uang layak edar saat perayaan 100 tahun Aitumeri. Apa dampaknya bagi ekonomi lokal?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? BI Siapkan Rp3,2 Miliar untuk Layanan Kas Keliling BI di Teluk Wondama, Dukung Perayaan 100 Tahun Aitumeri
Bank Indonesia (BI) Papua Barat siapkan Rp3,2 miliar untuk Layanan Kas Keliling BI di Teluk Wondama, penuhi kebutuhan uang layak edar saat perayaan 100 tahun Aitumeri. Apa dampaknya bagi ekonomi lokal? (AntaraNews)

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat telah mengalokasikan dana sebesar Rp3,2 miliar. Dana ini disiapkan khusus untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat melalui Layanan Kas Keliling BI. Layanan ini beroperasi di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, guna memastikan ketersediaan uang layak edar.

Inisiatif ini berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Oktober 2025, bertepatan dengan momentum penting di wilayah tersebut. Pelaksanaan layanan ini bertujuan utama untuk menjawab peningkatan kebutuhan uang tunai selama perayaan 100 tahun situs Aitumeri. Ketersediaan uang tunai yang memadai sangat krusial untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas ekonomi.

Kepala Perwakilan BI Papua Barat, Setian, menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup layanan penukaran uang bagi masyarakat umum. Selain itu, layanan ini juga melayani perbankan yang beroperasi di Distrik Wasior dan sekitarnya. Hal ini menunjukkan komitmen BI dalam menjaga stabilitas dan kelancaran sistem pembayaran di daerah.

Komitmen BI dalam Menjaga Ketersediaan Uang

Tim Layanan Kas Keliling BI membawa berbagai pecahan rupiah untuk memastikan kebutuhan uang layak edar terpenuhi. Langkah ini sekaligus menjamin kelancaran transaksi masyarakat selama rangkaian kegiatan perayaan berlangsung. Ketersediaan uang tunai yang cukup sangat penting untuk mendukung perputaran ekonomi lokal.

Layanan ini merupakan bagian integral dari komitmen Bank Indonesia untuk menjaga ketersediaan uang tunai layak edar di seluruh wilayah Papua Barat. Fokus utama diberikan pada daerah yang memiliki mobilitas ekonomi tinggi, terutama saat momentum perayaan keagamaan dan budaya. Ini mencerminkan peran BI sebagai penjaga stabilitas moneter.

Setian menambahkan bahwa tim kas keliling menyasar sejumlah kios dan pusat aktivitas ekonomi yang memiliki kebutuhan uang pecahan kecil. Dari hasil kegiatan tersebut, BI berhasil menarik cukup banyak uang tidak layak edar, terutama pecahan kecil, dari peredaran. Ini membantu menjaga kualitas uang yang beredar di masyarakat.

Dukungan untuk Aktivitas Ekonomi Lokal

Selain melayani masyarakat secara langsung, Layanan Kas Keliling BI juga menyalurkan uang rupiah pecahan kecil kepada perbankan konvensional di Distrik Wasior. Penyaluran ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nasabah, khususnya para pelaku usaha yang membutuhkan uang pecahan kecil untuk transaksi sehari-hari. Dukungan ini vital bagi UMKM.

Supervisor BRI Cabang Teluk Wondama, Siti Sakaria, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan layanan kas keliling dari BI Papua Barat. Menurutnya, layanan ini sangat membantu perbankan dalam menyediakan uang rupiah pecahan kecil untuk nasabah mereka. "Dengan adanya layanan kas keliling ini, sangat membantu kelancaran transaksi di lapangan, khususnya bagi para pedagang dan pelaku usaha kecil," ujarnya.

Selama momentum perayaan 1 abad Aitumeri, aktivitas ekonomi masyarakat di Teluk Wondama memang menunjukkan peningkatan signifikan. Terutama pada sektor perdagangan dan jasa, yang mengalami lonjakan permintaan. Kondisi ini secara alami membuat kebutuhan akan uang pecahan kecil menjadi lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa, sehingga Layanan Kas Keliling BI menjadi sangat relevan.

Perluasan Jangkauan Layanan Kas Keliling

Bank Indonesia terus berupaya untuk memperluas jangkauan Layanan Kas Keliling BI ke berbagai daerah di Papua Barat. Tujuannya adalah agar masyarakat di seluruh wilayah dapat menikmati layanan uang rupiah yang layak edar secara merata dan tanpa hambatan. Ini adalah bagian dari upaya inklusi keuangan yang lebih luas.

Setian menegaskan bahwa Layanan Kas Keliling BI akan terus dibuka, terutama ketika ada agenda-agenda penting di daerah. Fleksibilitas ini memastikan bahwa BI dapat merespons kebutuhan uang tunai yang fluktuatif, khususnya pada saat-saat tertentu yang memicu peningkatan aktivitas ekonomi. Komitmen ini menunjukkan responsivitas BI terhadap dinamika regional.

Kehadiran layanan ini tidak hanya mempermudah akses masyarakat terhadap uang layak edar, tetapi juga berperan dalam menjaga kebersihan dan kelayakan uang yang beredar. Dengan menarik uang tidak layak edar, BI turut serta dalam menjaga kualitas mata uang nasional. Ini adalah salah satu fungsi penting bank sentral.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi