Tahukah Anda? Angka Pengangguran Banjarbaru 4,93 Persen, Pemkot Gelar Pelatihan Pencari Kerja Serentak untuk Menekan Angka Ini

Pemkot Banjarbaru melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja menggelar pelatihan pencari kerja serentak untuk menekan angka pengangguran 4,93 persen, membuka peluang kerja dan usaha baru.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Angka Pengangguran Banjarbaru 4,93 Persen, Pemkot Gelar Pelatihan Pencari Kerja Serentak untuk Menekan Angka Ini
Pemkot Banjarbaru melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja menggelar pelatihan pencari kerja serentak untuk menekan angka pengangguran 4,93 persen, membuka peluang kerja dan usaha baru. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, secara resmi membuka pendidikan dan pelatihan serentak bagi para pencari kerja. Kegiatan penting ini diselenggarakan di aula dinas setempat pada Senin pagi, 6 Oktober, menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam mengatasi isu ketenagakerjaan.

Acara pembukaan pelatihan pencari kerja ini dihadiri oleh Asisten III Setdako Banjarbaru, Rahmah Khairita, yang mewakili Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby. Kehadiran perwakilan pemerintah kota menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Inisiatif pelatihan vokasi ini merupakan langkah konkret Pemkot Banjarbaru untuk menekan angka pengangguran terbuka yang saat ini masih cukup tinggi, mencapai 4,93 persen. Melalui program ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh keterampilan yang relevan dan meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.

Pentingnya Pelatihan Vokasi untuk Daya Saing

Rahmah Khairita menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pelatihan vokasi ini, menegaskan bahwa program tersebut adalah langkah nyata dalam mengurangi pengangguran. “Kegiatan pelatihan seperti ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Banjarbaru, sekaligus membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing,” ucapnya.

Beliau juga menyoroti tantangan dunia kerja dan perekonomian yang terus berkembang, menuntut peningkatan keterampilan teknis dan sikap profesional dari setiap individu. Oleh karena itu, pelatihan vokasi dan keterampilan seperti ini sangat relevan bagi pencari kerja, wirausaha muda, maupun pelaku UMKM agar lebih siap bersaing dan mandiri secara ekonomi.

Rahmah Khairita berharap agar para peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan disiplin. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan pengalaman dari para instruktur sebagai modal awal untuk membuka peluang kerja, bahkan menciptakan lapangan kerja baru di Banjarbaru.

Ragam Pelatihan dan Harapan Setelahnya

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru, Sartono, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan pencari kerja ini diikuti oleh 131 peserta. Mereka terbagi dalam sembilan kelas pelatihan berbasis kompetensi dan vokasi yang beragam, dipilih berdasarkan kebutuhan pasar kerja.

Jenis-jenis pelatihan yang dilaksanakan mencakup pelatihan security, pelatihan tata rias, pelatihan komputer desain grafis, pelatihan operator alat berat (Eskavator), pelatihan housekeeping (Cleaning Service), pelatihan montir roda dua, pelatihan tata boga, pelatihan perawatan AC, serta pelatihan bubut. Keberagaman ini bertujuan untuk menjangkau berbagai minat dan kebutuhan keterampilan.

Sartono menambahkan bahwa dari hampir 600 pendaftar, hanya 131 peserta yang berhasil lolos seleksi ketat. Ia mengucapkan selamat kepada para peserta terpilih dan berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Dari hampir 600 pendaftar, hanya 131 peserta yang lolos seleksi. Dan selamat kepada yang terpilih, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujarnya.

Setelah mengikuti pelatihan, Sartono berharap peserta dapat memiliki kompetensi dan kualifikasi yang diakui secara profesional. Hal ini diharapkan akan memudahkan mereka untuk terserap di dunia kerja atau bahkan membuka peluang usaha baru, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan menekan angka pengangguran di Banjarbaru.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi