Raja Maha Vajiralongkorn dari Thailand dikenal sebagai salah satu raja terkaya di dunia. Kekayaan yang dimiliki oleh raja ini diperkirakan berkisar antara USD30 miliar hingga USD45 miliar, setara dengan Rp465 triliun hingga Rp697 triliun. Sumber kekayaan ini sebagian besar berasal dari warisan kerajaan yang dikelola oleh Crown Property Bureau (CPB).
Crown Property Bureau (CPB) memiliki peran penting dalam pengelolaan aset kerajaan yang sangat luas. Lembaga ini mengelola lebih dari 6.560 hektar tanah, serta 40.000 kontrak sewa properti, di mana 17.000 di antaranya berada di Bangkok. Selain itu, CPB juga berinvestasi di berbagai sektor, termasuk gedung pemerintahan, pusat perbelanjaan, dan hotel mewah.
Raja Maha Vajiralongkorn memiliki saham signifikan di perusahaan-perusahaan besar Thailand. Di antaranya, ia memiliki sekitar 23% saham di Siam Commercial Bank dan 33,3% saham di Siam Cement Group. Investasi ini menunjukkan kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh raja dalam perekonomian Thailand.
Advertisement
Kekayaan Raja Maha Vajiralongkorn tidak hanya berasal dari CPB, tetapi juga dari aset pribadi yang melimpah. Berikut adalah beberapa sumber kekayaan yang dimiliki oleh raja:
- Crown Property Bureau (CPB): Mengelola aset kerajaan yang luas, termasuk tanah dan properti.
- Investasi di Sektor Bisnis: Memiliki saham di perusahaan besar seperti Siam Commercial Bank dan Siam Cement Group.
- Aset Pribadi: Memiliki 38 pesawat pribadi, 21 helikopter, lebih dari 300 mobil mewah, dan 52 kapal pribadi.
Kekayaan Raja Maha Vajiralongkorn juga tercermin dalam gaya hidupnya yang mewah. Ia memiliki koleksi pesawat pribadi yang mencakup berbagai jenis, seperti Boeing dan Airbus, serta armada mobil mewah yang mengesankan. Kapal-kapal pribadinya pun dihiasi dengan ukiran emas, menunjukkan kemewahan yang dimilikinya.
Advertisement
Meskipun kekayaannya sangat besar, Raja Maha Vajiralongkorn juga dikenal karena gaya hidupnya yang kontroversial. Beberapa keputusan kebijakannya, seperti pengesahan pernikahan sesama jenis di Thailand pada Januari 2025, telah menimbulkan perdebatan. Keputusan ini menjadikan Thailand sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang melegalkan pernikahan sesama jenis.