Startup Sepeda Listrik Karya Anak Bangsa Ini Butuh Suntikan Dana Dari Investor

Rabu, 10 April 2019 15:06 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Startup Sepeda Listrik Karya Anak Bangsa Ini Butuh Suntikan Dana Dari Investor Sepeda Listrik Gede buatan Yogyakarta. ©2016 merdeka.com/cahyo purnomo edi

Merdeka.com - PT Astro Teknologi Internasional hari ini menjadi salah satu peserta Indonesia Startup Summit 2019 yang berlangsung di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (10/4) dengan memamerkan produk unggulannya yaitu Astro Bike.

Apa itu Astro Bike ?

Wakil CEO PT Astro, Syahrul Awaludin S mengungkapkan, Astro Bike merupakan perangkat portabel yang dapat menyulap sepeda biasa menjadi sepeda listrik. Perangkat ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 5 juta.

"Tujuannya untuk mengembalikan budaya bersepeda," kata dia saat berbincang dengan Merdeka.com di lokasi.

Desain Astro Bike dipasang tanpa merusak tampilan asli sepeda dengan menggunakan teknologi bluetooth connection, multi- function app, auto protection, dan auto shut-down. Untuk penggeraknya menggunakan HI-Speed BLDC Planetary Gear Hub 3350W, sedangkan untuk sumber tenaga menggunakan baterai Lithium-Ion/48V 6700mAh dengan pengendali Kontroller BLDC/ V 1.3.

Uniknya lagi, perangkat tersebut dapat dikontrol dan dikendalikan melalui aplikasi yang terpasang di telepon pintar pengguna sepeda.

"Kontrol by smartphone untuk monitoring, baterai, kalori, kecepatan, mapping, tips perawatan itu by aplikasi," ujarnya.

Dia mengungkapkan, dengan menggunakan perangkat Astro Bike, sepeda dapat dikemudikan dengan 3 mode. Pertama adalah sport dengan mode yaitu dengan cara digowes seperti biasa. Kedua hybrid, yaitu kekuatan gowes menjadi lebih kuat dan ringan karena dibantu oleh gerakan dinamo. Ketiga, menggunakan gas seperti sepeda motor sehingga sepeda dapat berjalan tanpa harus digowes. Astro Bike mendukung kecepatan maksimal hingga 40 km/jam dengan kekuatan baterai bertahan selama 1 jam.

Usaha yang didirikan 5 orang mahasiswa di Yogyakarta sejak tahun 2015 tersebut kini tengah mencari suntikan dana dari investor. Syahrul mengungkapkan, pihaknya membutuhkan investasi ratusan juta untuk mengembangkan usaha mereka.

"Saat ini ada investasi baru Rp 70 juta an. Dan dari pemerintah," ujarnya.

Harapannya, dengan adanya suntikan dana dari investor usahanya dapat menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan produksi serta menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

"Karyawan semuanya 10, di Yogyakarta. Kita jual tahun 2018 sebanyak 100 unit," tutupnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini