Sri Mulyani: OTT Perlu Untuk Beri Efek Jera

Kamis, 21 Maret 2019 14:02 Reporter : Anggun P. Situmorang
Sri Mulyani: OTT Perlu Untuk Beri Efek Jera sri mulyani. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) perlu dilakukan untuk memberi shock therapy atau efek jera kepada oknum yang menyalahgunakan keuangan negara. OTT dilakukan jika sudah diperingatkan melalui evaluasi tetapi masih melakukan kesalahan yang sama bahkan lebih parah.

"Shock therapy itu penting juga sih karena saya merasa sebagai menteri saya juga suka kadang-kadang anggap nggak papa, kalau sudah keterlaluan, sudah dikasih tahu melalui evaluasi, itu penyakitnya kambuh terus, sekali-kali dilakukan shock therapy melalui OTT," ujar Sri Mulyani di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (21/3).

Menurutnya, pemerintah sebenarnya sudah memperkuat pengawasan kementerian/lembaga melalui Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). APIP ini terdiri dari Inspektur Jenderal (Irjen) dan Sekretariat Jenderal (Sekjen).

"Kalau di Kemenkeu saya memperlakukan mereka seperti dua anak sulung saya, yang sama-sama penting, saya minta mereka saling melakukan cek and balance terhadap keseluruhan dirjen. Kalau kita tidak memandang penting peranan irjen, maka institusi itu sudah menunjukkan tanda-tanda bahwa dia adalah institusi yang lemah dan bahkan mungkin bobrok," katanya.

Sri Mulyani menambahkan, perlakuan suatu organisasi terhadap APIP menggambarkan kualitas organisasi tersebut. Organisasi yang memperlakukan APIP dengan baik berarti memiliki komitmen dan integritas tinggi terhadap pengelolaan keuangan dan pengelolaan organisasi yang baik.

"Jadi bagaimana organisasi memperlakukan APIP, menggambarkan organisasi ini organisasi yang sehat, yang punya komitmen terhadap integritas yang menciptakan akuntabilitas dan tata kelola yang baik atau tidak, itu sangat terlihat bagaimana mereka memperlakukan institusi dan aparat pengendali internalnya," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini