Sri Mulyani dorong Kemenhub maksimalkan pemanfaatan aset tingkatkan ekonomi RI
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar dapat memanfaatkan aset kepemilikannya. Ini diperlukan agar seluruh aset yang dimiliki Kemenhub dapat berkontribusi kepada perekonomian negara.
"Kemenhub pasti punya banyak sekali aset. Apakah aset ini bisa digunakan lebih positif," kata Sri Mulyani saat menjadi pembicara dalam acara Leadership Training Kementerian Perhubungan, di Jakarta, Senin (23/10)
Sri Mulyani meyakini, apabila Kemenhub dapat memanfaatkan asetnya dengan baik maka akan berpotensi menghasilkan keuntungan besar. Oleh karena itu, dirinya akan melakukan koordinasi dengan Direkur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk memetakan aset-aset yang sekiranya tidak dipakai agar bisa dialih fungsikan.
"Kalau kita punya tanah aset itu apakah aset ini bisa dipakai atau lebih baik lagi untuk dipakai tujuan lain. Kita harapkan menset kita terhadap barang milik negara jangan biarkan dia menganggur," sebut Sri Mulyani.
Bahkan, menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, di negara-negara maju pemerintahannya mulai memanfaatkan asetnya agar bisa memiliki ritern yang baik. Oleh karenanya, banyak pemerintahan di negara-negara maju tersebut cara kerjanya relatif lebih santai.
"Saya selalu bilang kepada Kementerian Keuangan (waktu itu) kalau dinegara maju karena semua hal bekerja untuk memberikan value yang lebih besar. Salah satunya adalah aset mereka. Mereka bisa senang senang rekreasi tapi yang terus bekerja adalah asetnya menghasilkan ritern," jelasnya
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui ada beberapa aset Kemenhub yang belum dilakukan secara maksimal. Beberapa aset tersebut diantaranya seperti di sektor pelabuhan, bandara, terminal, dan stasiun.
"Sebenarnya kalau saya lihat aset yang belum dimanfaatkan tidak terlalu banyak. Katakanlah terminal di seluruh Indonesia banyak sekali yang diserahkan ke Kemenhub kita harus melakukan revitalisasi terminal itu, jadi kalau kita punya tanah kosong itu relatif tidak." kata Menhub Budi.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya