SMF Salurkan Rp 2,3 M Biayai Pembangunan Homestay di 2 Kawasan Wisata

Senin, 11 Februari 2019 15:55 Reporter : Dwi Aditya Putra
SMF Salurkan Rp 2,3 M Biayai Pembangunan Homestay di 2 Kawasan Wisata SMF Salurkan Pembiayaan Homestays. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menandatangani perjanjian kerjasama pemberian pembiayaan homestay dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di dua destinasi wisata yakni Desa Wisata Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah dan Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Pathuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Pembiayaan homestay ini adalah salah satu inisiatif yang dilakukan oleh SMF pada tahun 2019 ini. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan, SMF mendapat penugasan khusus dari Kementerian Keuangan bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata untuk berperan dalam pembiayaan pengembangan destinasi wisata khususnya pengembangan pembiayaan homestay.

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan bahwa pembiayaan homestay ini juga merupakan bagian dari komitmen SMF membantu program pemerintah mengembangkan destinasi wisata nasional. Dengan pembiayaan ini, ke depan diharapkan pertumbuhan sektor pariwisata di dua kawasan tersebut dapat lebih menarik banyak jumlah wisatawan.

"SMF berharap masyarakat dapat memanfaatkan pembiayaan homestay ini untuk membangun atau memperbaiki kamar rumah yang akan disewakan kepada wisatawan sehingga dapat mendatangkan penghasilan bagi pemilik dan menciptakan lapangan kerja," kata Ananta melalui keterangan resminya, Senin (11/2).

Ananta mengatakan, penyaluran pembiayaan homestay ini juga selaras dengan amanat Presiden Republik Indonesia yang mengharapkan agar pariwisata Indonesia dapat terus diperkuat dan dikembangkan menjadi sektor strategis dan pilar pembangunan perekonomian nasional.

Selain itu, pariwisata Indonesia juga diharapkan dapat mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 20 juta dan pergerakan wisatawan nusantara sebesar 275 juta perjalanan pada tahun 2019 ini.

Adapun total pembiayaan yang disediakan oleh SMF untuk pengembangan kedua destinasi wisata tersebut sebesar sebesar Rp 2,3 miliar. Dengan rincian sebanyak Rp 1,6 miliar disalurkan untuk Desa Wisata Nglanggeran dan Rp 700 juta untuk Desa Wisata Samiran.

Kedua desa wisata yang dipilih tersebut merupakan desa wisata yang terletak di salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas Indonesia. Ke-10 destinasi wisata prioritas tersebut adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Borobudur, Wakatobi, Morotai, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu & Kota Tua, Bromo Tengger Semu, Mandalika dan Labuan Bajo.

Selain di DIY Yogyakarta dan Jawa Tengah, sepanjang tahun 2019 ini SMF sendiri akan memberikan pembiayaan homestay untuk 3 destinasi wisata lainnya yakni Labuan Bajo, Danau Toba dan Mandalika. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini