Situs SSCN.BKN.go.id siap terima 2 juta pendaftar seleksi CPNS baru setiap hari
Merdeka.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus memperkuat infrastruktur demi mengantisipasi lonjakan jumlah pelamar baru pada portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN). Pihaknya telah bernegosiasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk menambah batasan pembuatan akun di situs sscn.bkn.go.id dalam sehari menjadi 2 juta.
"Server Dukcapil membolehkan web SSCN mengakses 2 juta NIK (Nomor Induk Kependudukan) per hari untuk pendaftaran akun SSCN," jelas Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, kepada rekan wartawan di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Rabu (26/9).
Adapun sebelumnya, Dirjen Dukcapil Kemendagri hanya memberikan wewenang untuk melayani sebanyak 1 juta permintaan pembuatan akun baru. Namun, Ridwan mengatakan, BKN terus berupaya untuk melonggarkan batasan tersebut sehingga sistem pendaftaran bisa berjalan lancar.
"Tadi siang sudah ada kesepakatan untuk menambah jumlah akses ke database kependudukan menjadi 2 juta per hari. Plus peningkatan bandwidth," jelasnya.
Meski begitu, dia menambahkan, penambahan batasan itu bukan berarti BKN memperkirakan jumlah pembuatan akun SSCN akan melonjak tajam. "Tahun lalu saja hanya 2,4 juta akun kok. Tahun ini kami prediksi maksimal 8 juta akun. Masih jauh dari kapasitas maksimal yang disediakan (2 juta akses per hari)," sambungnya.
Hal itu tercermin dari jumlah terbentuknya akun baru hingga sore ini, yang baru ada sekitar 600.000 pendaftar, atau bertambah dari data yang diterima siang tadi, yakni 555.048 akun.
"Data sampai dengan sore ini masih terpakai 600.000 data NIK. Masih jauh lebih rendah dari kapasitas akses harian. Pendeknya, tidak akan ada masalah pada jumlah pelamar harian," pungkasnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya