Setelah Game of Thrones, Jokowi Kutip Film Cast Away Hadapi Buruknya Perekonomian

Kamis, 28 November 2019 20:46 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Setelah Game of Thrones, Jokowi Kutip Film Cast Away Hadapi Buruknya Perekonomian Presiden Jokowi. ©2018 istimewa

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebutkan ramalannya yang mengatakan kondisi ekonomi global seperti serial Game of Thrones telah terbukti. Seperti diketahui, hal itu dia sampaikan setahun yang lalu dalam acara annual meeting IMF di Bali.

"Tadi juga diingatkan satu tahun lalu di dalam annual meeting IMF-WB saya menyampaikan bahwa akan datang musim dingin, winter is coming. Sekarang betul comingnya betul-betul ada," kata dia, dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019 dengan tema 'Sinergi, Transformasi, Inovasi: Menuju Indonesia Maju' di Lotte Avenue, Jakarta, Kamis (28/11).

Di 'musim dingin' yang telah tiba ini, Jokowi mengingatkan untuk mengadaptasi beberapa hal untuk bertahan hidup dari film Cast Away. Film tersebut menceritakan seorang penyintas dari pesawat yang jatuh ke laut, dan harus hidup bertahun-tahun selama sendirian di sebuah pulau terpencil.

"Kenapa? kalau dihubung-hubungkan dengan ketidakpastian tadi, pertama harus mampu bertahan di tengah kesulitan yang menimpa dirinya. Chuck Nolland (tokoh film diperankan Tom Hanks) mengalami ini," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Harus Mampu Bertahan di Tengah Kesulitan

Jokowi menjelaskan, di tengah kondisi tersebut harus mampu bertahan di tengah kesulitan yang menimpa. Kemudian yang kedua, harus mampu mencari sumber daya baru yang dapat membuat bertahan hidup.

"Artinya, kita harus mampu mencari sumber daya untuk bertahan," ujarnya.

Lalu yang ketiga adalah tetap optimis menghadapi berbagai tekanan. "Jangan kalau ada tekanan eksternal kita berbicaranya pesimis, wait and see, ya gak akan memecahkan masalah. Saya bacakan sekali lagi, mampu bertahan, mampu mencari sumber baru untuk mendukung tetap bertahan, ketiga tetap optimis menghadapi tekanan," ujarnya.

Jokowi menjelaskan, dalam film tersebut sang pemeran utama betul-betul sendirian sehingga harus membuat orang-orangan dari bola voli untuk dijadikan teman mengobrol.

"Apa yang ingin saya sampaikan di sini bahwa kita harus bersyukur negara kita masih diberi pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen," tutupnya. [idr]

Baca juga:
Presiden Jokowi : Tidak Mensyukuri Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Itu Kufur Nikmat
Bos BI Bocorkan 5 Hal yang Perlu Diwaspadai saat Ekonomi Dunia Memburuk
Kemenkeu Akui Resesi Dunia Telah Berimbas ke Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Dampak Resesi Ekonomi Global ke Indonesia Lebih Rendah Dibanding Malaysia
INDEF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2020 Hanya 4,8 Persen

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini