Selain America's Got Talent, Ini Program Televisi Indonesia Adaptasi dari Luar Negeri
Merdeka.com - Ajang pencarian bakat seperti America's Got Talent (AGT) cukup digandrungi oleh masyarakat yang memiliki talenta terbaik di bidang masing-masing. Program Got Talent milik Simon Cowell itu sejatinya tersebar di sekitar 69 negara termasuk Indonesia. Di Indonesia program tersebut diberi nama Indonesia’s Got Talent.
Indonesia juga diketahui memiliki program televisi hasil adopsi dari program waralaba lainnya dan menawarkan hadiah menggiurkan. Berikut rangkumannya:
1. Indonesian Idol
Indonesian Idol merupakan ajang pencarian bakat menyanyi yang merupakan waralaba dari "Pop Idol". Acara ini pertama kali dibuat oleh Eksekutif Televisi Inggris, Simon Fuller melalui rumah produksinya 19 Entertainment. Simon Fuller juga memiliki program waralaba "So You Think You Can Dance".
Kesuksesan "Pop Idol" menciptakan acara kompetisi menyanyi serupa di berbagai negara, dengan formatnya masing-masing negara misalnya saja Indonesian Idol di Indonesia, Australian Idol di Australia dan seterusnya.
2. MasterChef Indonesia
MasterChef Indonesia merupakan kompetisi memasak waralaba MasterChef. Waralaba ini berasal dari Inggris yang dibuat oleh Franc Roddam, dan telah diproduksi dan didistribusikan secara internasional oleh perusahaan produksi Endemol Shine Group.
Acara tersebut menampilkan para koki amatir yang berkompetisi dalam tantangan kuliner untuk memenangkan gelar "MasterChef Indonesia".
MasterChef juga telah diadaptasi oleh lebih dari 60 negara termasuk Amerika Serikat, Australia, Kanada, Prancis, Italia, Indonesia, India, dan masih banyak lagi.
3. The Voice Indonesia
The Voice Indonesia merupakan acara televisi adaptasi dari "The Voice". Acara ini dibuat oleh seorang produser televisi Belanda, John de Mol. Dia adalah tokoh terkemuka di industri hiburan dan telah terlibat dalam pembuatan beberapa format televisi yang sukses.
Waralaba The Voice merevolusi genre kompetisi menyanyi dengan memperkenalkan konsep audisi buta yang unik. Formatnya berfokus pada kemampuan vokal kontestan, dengan juri memilih tim mereka hanya berdasarkan suara kontestan tanpa melihat penampilan mereka.
Acara ini memberikan penekanan kuat pada aspek pembinaan dan pendampingan, dengan para juri bekerja sama dengan kontestan pilihan mereka sepanjang kompetisi. Jebolan The Voice Indonesia antara lain Billy Simpson, Mario G Klau, Vionita Sihombing.
4. X Factor Indonesia
X Factor Indonesia adalah waralaba The X Factor milik Simon Cowell. Simon juga pemilik waralaba Got Talent Seperti Indonesia's Got Talent, America's Got Talent, Britain's Got Talent, dan sebagainya. The X Factor pertama kali ditayangkan di Inggris pada tahun 2004. Fatin Shidqia merupakan pemenang X Factor Indonesia generasi pertama.
5. Who Wants to be a Millionaire
Acara kuis ini merupakan program televisi yang dibuat oleh produser televisi, David Briggs dan rumah produksinya, Celador. Konsep asli acara itu dibuat oleh Briggs, bersama dengan rekannya Mike Whitehill dan Steven Knight.
Who Wants to Be a Millionaire pertama kali ditayangkan di Inggris pada tahun 1998, dibawakan oleh Chris Tarrant. Acara itu kemudian mendapat popularitas yang besar dan sukses menjadi waralaba di beberapa negara, termasuk di Indonesia.
Format dari acara ini yaitu kontestan menjawab pertanyaan pilihan ganda untuk memenangkan jumlah uang yang semakin tinggi, dengan tujuan akhir memenangkan satu juta unit mata uang lokal.
Di Indonesia, Who Wants to be a Millionaire dipandu oleh Tantowi Yahya dan hadiah tertinggi yaitu Rp1 miliar.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya