Sandiaga Uno: Masyarakat Mulai Abai dengan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Selasa, 4 Januari 2022 12:23 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sandiaga Uno: Masyarakat Mulai Abai dengan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata Menparekraf Sandiaga Uno. ©Istimewa

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menilai, masyarakat mulai abai dengan penerapan protokol kesehatan selama musim libur natal dan tahun baru. Penggunaan masker dan aturan jaga jarak dinilai cukup mengkhawatirkan.

"Penerapan prokes seperti halnya menggunakan masker dengan baik dan benar serta menghindari kerumunan cukup mengkhawatirkan," kata Sandiaga di Jakarta, Selasa (4/1).

Abainya masyarakat di tempat wisata biasanya terjadi di pintu masuk lokasi wisata atau tempat yang memicu adanya antrian. Bahkan, penggunaan masker di tempat wisata alam bebas atau tempat terbuka cenderung abai.

"Masyarakat cenderung abai menggunakan masker terutama ketika berwisata di tempat-tempat terbuka atau alam bebas," kata dia.

Berdasarkan data yang dihimpun, lima provinsi dengan presentasi penggunaan masker dengan baik dan benar antara lain Kalimantan Utara (99,52 persen), Maluku (98,5 persen), Kepulauan Riau (97,55 persen). Lalu Sulawesi Tengah (97,5 persen) dan Bali (97,3 persen).

Sementara itu provinsi dengan presentasi menjaga jarak dan menghindari kerumunan dengan baik dan benar antara lain, Sulawesi Tengah (100 persen), Kalimantan Utara (99,56 persen), Kepulauan Riau (97,96 persen). Gorontalo (96,69 persen) dan Bali (95,79 persen).

2 dari 2 halaman

Penggunaan Aplikasi Peduli Lidungi Kurang Optimal

peduli lidungi kurang optimal rev1

Selain itu, penggunaan aplikasi Peduli Lindungi (PL) juga dirasa belum optimal. Masih ditemukan pengunjung tidak menggunakan atau tidak diarahkan untuk menggunakan aplikasi oleh pengelola.

"Penggunaan aplikasi Peduli Lindungi belum optimal," kata dia.

Apalagi beberapa lokasi daya tarik wisata (DTW) masih terkendala sinyal yang belum sepenuhnya baik. Umumnya lokasi-lokasi tersebut selalu penuh di akhir pekan.

Namun saat malam pergantian tahun aktivitas cenderung terkendali. Baru pada siang hari atau di tanggal 1 Januari 2022 yang mulai dipadati pengunjung. [azz]

Baca juga:
Pemerintah Izinkan Pertandingan BRI Liga 1 Dihadiri Penonton, Berikut Syaratnya
KAI Daop 4 Tolak 3.116 Penumpang di Masa Angkutan Nataru, Rata-rata Belum Divaksin
DKI Jakarta Mulai Terapkan Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen
Sandiaga: Ragunan Berikan Contoh Baik Penerapan Prokes
Mal Buka Sampai Pukul 22.00 di Libur Tahun Baru 2022, Simak Syarat Masuknya
Polisi Klaim Tak Ada Kafe dan Bar Langgar Batas Jam Operasional Saat Malam Tahun Baru

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini