Resmikan jalur pelayaran Davao-Bitung, Jokowi mau RI terhubung ASEAN
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo bersama Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte akan meresmikan Layanan Kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) Davao-General Santos-Bitung di Kudos Port, Davao, Filipina.
Untuk kepentingan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Davao menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia 1 dari Bandara Col Jesus Villamor, Manila, Sabtu (29/4).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan peresmian jalur pelayaran Ro-Ro ini menjadi tahap awal agar Indonesia bisa terhubung ke seluruh negara Asia Tenggara atau ASEAN.
"Saat ini pelayanan Ro-Ro baru menghubungkan Indonesia dan Filipina. Namun akan dikembangkan sehingga menghubungkan wilayah dari negara ASEAN lain, sehingga mendukung konektivitas ASEAN," kata Menteri Budi seperti dikutip dari Antara di Bandara Col Jesus Villamor, Manila, Minggu (30/4).
Peresmian layanan pelayaran diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam memajukan sub kawasan. Kemajuan diharapkan dari berbagai aspek di antaranya dalam hal konektivitas, perdagangan, hingga 'people to people contact' antara Indonesia-Filipina maupun ASEAN.
Turut menyertai keduanya dalam penerbangan menuju Davao yakni Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Duta Besar Indonesia untuk Filipina Johny J Lumintang.
Setelah meresmikan layanan pelayaran, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana akan melanjutkan lawatannya menuju Hongkong dari Bandara Internasional Fransisco Bangoy, Davao Filipina dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia 1.
Di Hongkong, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana akan bertemu ribuan warga dan diaspora Indonesia yang berada di Hongkong.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya