Kehadiran PERURI selama puluhan tahun melekat pada aktivitas sehari-hari warga Indonesia. Uang Rupiah yang dipakai bertransaksi, paspor untuk bepergian, hingga sertifikat tanah merupakan wujud peran lembaga negara ini dalam penyediaan dokumen vital.
Sebagai satu-satunya entitas negara yang memiliki kewenangan mencetak uang dan dokumen penting, PERURI memikul tanggung jawab menjaga kedaulatan identitas serta keamanan nasional. Tanggung jawab tersebut sudah menjadi bagian dari DNA perusahaan sejak awal berdiri.
Perubahan kebiasaan masyarakat menimbulkan tantangan baru: dompet berangsur berpindah ke layar ponsel, dan dokumen fisik mulai disimpan di ruang cloud. Bagi PERURI, transformasi digital bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan strategis karena menunda inovasi berarti membuka risiko bagi keamanan nasional. Perusahaan bergerak dengan visi menjaga warisan masa lalu, memperkuat kepercayaan saat ini, dan memimpin transformasi di masa depan.
Advertisement
Percetakan Sekuriti Dipertahankan, Layanan Digital Diperluas
PERURI tidak menghapus pencapaian masa lalunya. Bisnis inti di bidang percetakan sekuriti (security printing) terus diperkuat. Namun, di saat yang sama, PERURI membangun kapabilitas infrastruktur modern untuk mengamankan kedaulatan di ruang digital.
Transformasi ini bukan sekadar jargon, melainkan telah hadir dalam keseharian masyarakat dan dunia usaha. Saat ini masyarakat tidak lagi perlu berkeliling mencari meterai tempel di malam hari. Kehadiran e-Meterai telah menjadi solusi praktis, sah, dan tepercaya untuk pembubuhan bea meterai dalam sebuah dokumen secara instan dari mana saja.
Penandatanganan kontrak kerja sama antar-perusahaan yang berbeda kota tak lagi membutuhkan waktu berhari-hari untuk pengiriman dokumen. Dengan Peruri Sign, tanda tangan elektronik tersertifikasi dapat dilakukan dalam hitungan detik. Pengesahan bahwa dokumen tersebut dikeluarkan oleh instansi yang berwenang pun dapat langsung diverifikasi melalui stempel digital Peruri Tera.
Dalam mendukung percepatan digitalisasi pemerintah, PERURI menjadi tulang punggung keamanan Digital Identity dan ekosistem layanan GovTech. Dukungan sistem digital ini memastikan bahwa saat masyarakat mengakses layanan publik, data mereka terenkripsi dan terlindungi.
Advertisement
The Reset Strategy: Tata Kelola, Infrastruktur, dan Peran Insan PERURI
Seluruh inovasi di atas tidak lahir secara impulsif. PERURI memandunya melalui kerangka terukur yang disebut The Reset Strategy. Strategi ini dimulai dari fondasi esensial: melindungi bisnis inti, kemudian secara proaktif membenahi tata kelola (governance) serta memperluas infrastruktur digitalnya.
Di balik kecanggihan sistem enkripsi dan teknologi mutakhir PERURI, tetap ada penggerak utama yang tak tergantikan: karakter manusianya. Keberhasilan transformasi ini dihidupkan oleh dedikasi Insan PERURI yang menjadikan ketakwaan, adab, dan kedisiplinan sebagai kompas dalam setiap tindakan.
Bagi Insan PERURI, bekerja bukan sekadar profesionalitas, melainkan panggilan patriotisme. Inovasi yang dihadirkan selalu dilandasi integritas dan loyalitas untuk memastikan bahwa dalam setiap lembar uang fisik maupun baris kode digital, kedaulatan dan kepercayaan masyarakat Indonesia tetap berada di tangan yang aman.
PERURI: Mengawal Kedaulatan, Mengamankan Kepercayaan.