Jaga Pasokan Energi, Manajemen PMSol Turun ke Port Cilacap

Direksi PMSol sidak Port Cilacap. Serap aspirasi crew kapal dan jamin keselamatan kerja di kilang vital Pertamina

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Jaga Pasokan Energi, Manajemen PMSol Turun ke Port Cilacap
Jaga Pasokan Energi, Manajemen PMSol Turun ke Port Cilacap

Jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan manajemen PMSol menggelar kunjungan kerja ke Port Cilacap Area 70 serta kantor cabang Pertamina Trans Kontinental (PTK) Cilacap. Langkah ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi operasional di lapangan sekaligus menyerap aspirasi dari crew kapal dan Tenaga Alih Daya (TAD).

Dalam peninjauan di kapal HT Transko Murai, manajemen berdialog langsung dengan para crew yang mengoperasikan armada small craft seperti kapal RIB, AHTS, hingga Harbour Tug. Sejumlah poin vital disampaikan para pekerja, mulai dari pemenuhan Alat Pelindung Diri (APD) standar untuk durasi kerja panjang di laut lepas, hingga usulan insentif yang sesuai dengan tingginya tantangan pekerjaan.

Sementara dalam pertemuan terpisah bersama TAD di kantor cabang PTK Cilacap, diskusi berfokus pada jaminan kesejahteraan dan perlindungan kerja. Poin-poin yang dibahas mencakup kejelasan kontrak kerja, kepesertaan BPJS, premi asuransi, serta kebutuhan revitalisasi sarana dan prasarana kapal.

Merespons masukan tersebut, manajemen PMSol menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi kepada pihak user (pemberi kerja).

"Keselamatan dan kesejahteraan crew maupun TAD merupakan bagian penting dalam memastikan pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Kami akan terus menyampaikan dan mengomunikasikan berbagai kebutuhan yang disampaikan di lapangan kepada user, sehingga aspek perlindungan, kesejahteraan, dan kebutuhan pekerja dapat terus diperhatikan bersama," ucap  Direktur Utama PT Pertamina Marine Solutions (PMSol), Joko Pramono.

Pemenuhan standar APD ini juga sejalan dengan arahan HSSE Holding untuk meminimalkan risiko kerja di area berisiko tinggi (high risk).

Port Cilacap: Objek Vital Rantai Pasok Energi Nasional

Di sisi lain, jajaran Komisaris PMSol menyoroti besarnya peran strategis Port Cilacap dalam menjaga pasokan energi nasional. Keberadaan Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit IV Cilacap dengan kapasitas pengolahan hingga 348.000 barel per hari menjadikan kawasan ini sebagai salah satu kilang terbesar Pertamina. 

Dalam ekosistem ini, Jetty Area 70 menjadi simpul utama distribusi minyak mentah (crude oil) dan BBM yang menghubungkan jalur laut ke kilang pengolahan. Mengingat tingkat risiko operasional yang tinggi, komitmen keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan—termasuk pencegahan tumpahan minyak (oil spill)—menjadi harga mati.

"Port Cilacap memiliki posisi yang sangat vital dalam mendukung transportasi dan keberlangsungan energi nasional. Karena itu, safety harus menjadi prioritas, termasuk perhatian terhadap risiko lingkungan seperti oil spill. Jangan sampai aspek keselamatan dan lingkungan justru menghambat operasional dan keberlanjutan," ungkap Joko.

Melalui dialog langsung ini, PMSol berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi antara pekerja, manajemen, dan userdemi mewujudkan operasional maritim yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Rekomendasi