Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa memastikan akan melepaskan jabatan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) usai dipercaya mengisi kursi yang ditinggalkan Sudaryono. Ia menyebut proses pengunduran dirinya dari TNI AD tengah berjalan.
"Ya, ya, harus mundur. Ya, lagi proses, lagi proses," kata Saleh di Kantor Kementan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Saleh juga menegaskan status kepurnawirawanannya akan mengikuti mekanisme di internal Angkatan Darat. "Ya, ya harus jadi purnawirawan jadinya. Itu nanti di Angkatan Darat, coba nanti di inilah," kata Saleh.
Perwira tinggi yang saat ini menjabat Wakasad ke-41 itu mulai mengemban posisi tersebut sejak 15 Agustus 2025. Di Kementerian Pertanian, ia menggantikan Sudaryono yang kini menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut belum akan langsung membebankan program khusus kepada wakil barunya. "Nanti kita bahas, biarlah dulu dia napas," kata Amran ketika ditanya soal tugas Saleh sebagai Wamentan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Amran menyampaikan pembagian peran akan didiskusikan lebih lanjut bersama Wamentan. "Ya nanti kita diskusi, ah nanti tunggu, yang jelas ini semakin optimal," katanya.
Ia menambahkan agenda kunjungan kerja ke daerah akan terus dilanjutkan untuk memantau kondisi pertanian di lapangan. "Ya harus, ini kan sawah itu di daerah ndak ada di Jakarta, jadi harus banyak cek lapangan," terangnya.
Advertisement
Prabowo Resmikan Saleh Mustafa Sebagai Wamentan
Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian pada Kamis (1/10/2026). Sebelum menjabat Wamentan, ia merupakan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Saleh Mustafa lahir di Ternate pada 14 Maret 1969. Dalam karier militernya, ia dikenal disiplin dengan rekam jejak kinerja yang menonjol sejak muda.
Ia lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991, satu angkatan dengan Jenderal Agus Subiyanto. Saleh berasal dari kecabangan Infanteri dengan spesialisasi di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).