Pertamina Pastikan Tak Ada Gangguan SPBU di Dekat Lokasi Ledakan Gudang Peluru

Pertamina Pastikan Tak Ada Gangguan SPBU di Dekat Lokasi Ledakan Gudang Peluru

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Pertamina Pastikan Tak Ada Gangguan SPBU di Dekat Lokasi Ledakan Gudang Peluru
Pertamina Pastikan Tak Ada Gangguan SPBU di Dekat Lokasi Ledakan Gudang Peluru (Merdeka.com)

Sebanyak 15 gudang di Kompleks Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya di Ciangsana, Sabtu (30/3), sekitar pukul 18.30 WIB meledak dan terbakar.

Pertamina Pastikan Tak Ada Gangguan SPBU di Dekat Lokasi Ledakan Gudang Peluru

PT Pertamina (Persero) tidak ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terdampak akibat ledakan di gudang amunisi daerah (gudmurah) Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/3) malam.


Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan SPBU yang ada di lokasi terdekat ledakan masih beroperasi normal.

“Masih beroperasi normal,” kata Irto mengutip Antara, Minggu (31/3).

“Masih beroperasi normal,” kata Irto mengutip Antara, Minggu (31/3).
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Irto menegaskan tidak ada gangguan distribusi gas dan BBM kepada masyarakat yang berada di sekitar gudang amunisi daerah (gudmurah) Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mengingat lokasi ledakan dengan SPBU terdekat masih berjarak 5 km.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"SPBU terdekat ada di radius 5 km," kata Irto Ginting.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 15 gudang di Kompleks Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya di Ciangsana, Sabtu (30/3), sekitar pukul 18.30 WIB meledak dan terbakar.

Kebakaran dan suara ledakan dari arah gudang amunisi masih terdengar setidaknya tiga jam setelah ledakan pertama.

Dari 15 gudang yang terbakar, salah satunya gudang nomor 6 yang menyimpan amunisi kedaluwarsa.

“Gudang amunisi nomor 6 itu berisi amunisi-amunisi yang sudah kedaluwarsa dan (hasil) pengembalian dari berbagai satuan yang dilayani oleh Kodam Jaya di seluruh wilayah Jakarta ini,” kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia menyebut ada sekitar 160.000 amunisi dan bahan peledak kedaluwarsa yang tersimpan dalam gudang nomor 6 itu.

Lebih lanjut, Hasan juga memastikan tidak ada korban jiwa akibat ledakan tersebut.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Sampai dengan saat ini, kami sudah mengecek seluruh lokasi di perimeter kita, satu kilometer ke depan, ke arah pemukiman (dekat gudang) tidak ada korban jiwa,” kata Mohamad Hasan.

Secara terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan personel TNI dan Polri telah hadir di lokasi kejadian ledakan di Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk memastikan keamanan warga sekitar.


"TNI dan Polri sudah hadir di tengah-tengah masyarakat, dari bhabinkamtibmas dan babinsa, serta jajaran kewilayahan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya," kata Brigjen Pol. Trunoyudo dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (30/3) malam.

Rekomendasi