PT Nano Herbaltama Internasional (NHI), anak perusahaan emiten teknologi PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO), mengumumkan langkah strategis bersama Evermos, platform reseller dengan jaringan distribusi terintegrasi dan kurasi produk halal dari berbagai merek lokal Indonesia.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam sebuah kegiatan yang dihadiri oleh Ustadz Erick Yusuf selaku Founder KEY Propolis, Ilham Taufiq selaku Co-founder & Acting CEO Evermos, serta Dr. Ir. Cahyana Ahmad Jayadi, MH selaku Komisaris Independen PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO), bersama jajaran manajemen dan mitra reseller Evermos.
Langkah ini ditujukan untuk memperluas distribusi produk suplemen kesehatan premium berbasis riset, KEY Propolis, sekaligus mendorong kemandirian produk kesehatan berbasis herbal nasional yang didukung teknologi tinggi.
CEO PT Nano Herbaltama Internasional, Mochamad Arief Iskandar, menyatakan bahwa sinergi ini merupakan upaya membawa hasil riset tingkat lanjut kepada masyarakat secara transparan dan berintegritas.
"KEY Propolis dikembangkan melalui riset nanoteknologi di bidang propolis selama lebih dari satu dekade oleh para pendiri kami yang merupakan ilmuwan nasional dari BRIN, yaitu Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman dan Dr. Etik Mardliyati. Melalui jaringan Evermos, kami ingin memastikan teknologi ini memberikan dampak nyata bagi kesehatan dan ekonomi umat. Kita bersama-sama melakukan syiar kesehatan, syiar ekonomi, dan syiar kebaikan," ujarnya, Jumat (6/2).
Sinergi ini menggabungkan fasilitas produksi PT NHI yang berlokasi di Gedung Nanoplex, kawasan Puspiptek Tangerang Selatan, dengan jaringan distribusi Evermos yang memiliki ratusan ribu reseller aktif di seluruh Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya mencakup aspek distribusi produk, tetapi juga program edukasi berkelanjutan dan pemberdayaan komunitas.
Salah satu aspek sosial yang disertakan dalam inisiatif ini adalah alokasi infaq sebesar Rp5.000 untuk setiap botol KEY Propolis yang terjual melalui platform Evermos.
Advertisement
Buka Peluang Ekspansi
Selain pengembangan KEY Propolis, PT NHI juga membuka peluang bagi pelaku usaha dan pemilik merek untuk mengembangkan produk herbal inovatif melalui layanan Maklon (Manufaktur Kontrak). Dengan dukungan nanoteknologi, PT NHI mampu memproduksi ekstrak herbal dengan ukuran partikel di bawah 100 nanometer, yang bertujuan meningkatkan daya serap zat aktif serta menjaga stabilitas produk.
Advertisement
Siapkan Langkah Transformasi
Ke depan, PT NHI menyiapkan langkah transformasi untuk memperkuat rantai Industri Ekstrak Bahan Alam (IEBA) guna memasok bahan aktif herbal berkualitas tinggi serta produk jadi berbasis nano bagi industri suplemen kesehatan dan kosmetik, baik di pasar nasional maupun kawasan ASEAN.