Ekonomi Bangka Belitung Tumbuh 4,09 Persen, Sektor Akomodasi Jadi Pendorong Utama

Perekonomian Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 4,09 persen pada tahun 2025, didorong oleh sektor akomodasi dan makan minum. Simak detail pendorong pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ekonomi Bangka Belitung Tumbuh 4,09 Persen, Sektor Akomodasi Jadi Pendorong Utama
Perekonomian Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 4,09 persen pada tahun 2025, didorong oleh sektor akomodasi dan makan minum. Simak detail pendorong pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung ini. (AntaraNews)

Perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatatkan pertumbuhan yang impresif pada tahun 2025. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan pertumbuhan kumulatif sebesar 4,09 persen (year on year/yoy) sepanjang tahun tersebut. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang hanya naik 0,77 persen.

Pertumbuhan ekonomi yang solid ini tidak terlepas dari kinerja positif berbagai sektor usaha di Bangka Belitung. Khususnya, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi motor penggerak utama, menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini menandakan pemulihan dan geliat ekonomi yang kuat di wilayah kepulauan tersebut.

Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Sugeng Arianto, di Pangkalpinang, Kamis, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh berbagai lapangan usaha. Peningkatan aktivitas ekonomi ini memberikan harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.

Pendorong Utama Pertumbuhan Ekonomi Bangka Belitung

Pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung pada triwulan IV 2025 mencapai 4,54 persen (yoy), meningkat tajam dibandingkan 0,94 persen pada triwulan IV tahun sebelumnya. Lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi kontributor terbesar dengan pertumbuhan mencapai 22,68 persen. Sektor ini didukung oleh semakin maraknya usaha warung makan, warung kopi, dan kafe, serta adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, lapangan usaha jasa perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan kuat sebesar 15,23 persen. Sektor transportasi dan pergudangan tidak ketinggalan, mencatat pertumbuhan 13,13 persen. Kontribusi signifikan dari berbagai sektor ini menegaskan diversifikasi ekonomi yang mulai membaik di Bangka Belitung.

Peningkatan ini mencerminkan adaptasi dan inovasi pelaku usaha dalam menghadapi dinamika pasar. Sektor pariwisata dan jasa pendukungnya tampak semakin menggeliat. Kondisi ini diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Peningkatan PDRB dan PDRB Per Kapita

Perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2025 diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menunjukkan angka yang menggembirakan. PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp116,81 triliun.

Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 tercatat sebesar Rp63,29 triliun. Angka-angka ini menunjukkan peningkatan nilai tambah ekonomi yang dihasilkan oleh seluruh aktivitas produksi di Bangka Belitung.

PDRB per kapita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2025 juga mengalami peningkatan, mencapai Rp75,32 juta. Kenaikan PDRB per kapita ini mengindikasikan adanya peningkatan kesejahteraan rata-rata penduduk di wilayah tersebut.

Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Sebelumnya

Pertumbuhan ekonomi kumulatif Bangka Belitung pada tahun 2025 yang mencapai 4,09 persen (yoy) merupakan lompatan signifikan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang hanya sebesar 0,77 persen (yoy). Peningkatan ini menunjukkan adanya pemulihan dan akselerasi ekonomi yang kuat.

BPS Babel juga mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung terus menunjukkan tren positif. Perbandingan pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2023 adalah 4 persen, sedangkan pada triwulan IV 2022 tercatat 4,45 persen. Data ini menggambarkan konsistensi dalam upaya pembangunan ekonomi daerah.

Menurut Sugeng, perekonomian Babel pada tahun 2025 lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya. Hal ini menjadi indikator positif bagi keberlanjutan pembangunan dan investasi di Bangka Belitung. Pemerintah daerah dan pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk terus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi