PLN Sukses Operasikan Kembali Sirkit-2 Kabel Laut Sumatera-Bangka, Pasokan Listrik Bangka Belitung Makin Andal

PLN berhasil mengoperasikan kembali sirkit-2 Kabel Laut Sumatera-Bangka setelah perbaikan, meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mendukung ekonomi di Bangka Belitung.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PLN Sukses Operasikan Kembali Sirkit-2 Kabel Laut Sumatera-Bangka, Pasokan Listrik Bangka Belitung Makin Andal
PLN berhasil mengoperasikan kembali sirkit-2 Kabel Laut Sumatera-Bangka setelah perbaikan, meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mendukung ekonomi di Bangka Belitung. (AntaraNews)

PT PLN (Persero) telah berhasil mengoperasikan kembali saluran kabel laut tegangan tinggi dan saluran kabel tanah tegangan tinggi sirkit-2 yang menghubungkan Sumatera-Bangka. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat sistem kelistrikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, setelah sebelumnya mengalami kerusakan pada tahun 2023.

Pengoperasian kembali infrastruktur vital ini merupakan respons cepat PLN untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan mendukung upaya pertumbuhan ekonomi daerah. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam menjamin ketersediaan energi yang stabil di wilayah kepulauan.

Proses pemulihan menyeluruh dilakukan melalui inspeksi teknis, uji keandalan, hingga sinkronisasi sistem, yang dituntaskan dengan pemberian tegangan sebagai langkah akhir. Seluruh tahapan ini memastikan jaringan interkoneksi dapat berfungsi optimal kembali.

Peningkatan Keandalan dan Kapasitas Listrik Bangka Belitung

Pengoperasian kembali sirkit-2 kabel laut Sumatera-Bangka ini membawa dampak signifikan terhadap pasokan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Babel, Ira Savitri, menegaskan bahwa ini adalah langkah strategis. "Pengoperasian kembali saluran listrik 150 kilovolt (kV) Sumatera-Bangka ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan upaya kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.

Sebelumnya, kerusakan SKLT Sirkit II pada kabel phasa R di jarak 14,7 kilometer dari landing point Tanjungcarat menuju Mentok terjadi pada tahun 2023. PLN kemudian melakukan upaya pemulihan menyeluruh. Tahapan tersebut meliputi inspeksi teknis, uji keandalan, hingga sinkronisasi sistem.

Setelah seluruh tahapan perbaikan tuntas, pemberian tegangan dilakukan sebagai langkah akhir pengoperasian kembali jaringan interkoneksi tersebut. Dengan beroperasinya kembali jaringan ini, kapasitas transfer daya dari sistem Sumatera ke sistem Bangka meningkat drastis. Peningkatan ini dari semula 60 megawatt (MW) menjadi 100 MW.

Ira Savitri menambahkan rasa syukurnya atas keberhasilan ini. "Kita bersyukur dan mengapresiasi semua pihak yang terlibat sehingga kabel laut Sumatera-Bangka sirkit-2 beroperasi kembali sehingga pasokan listrik dari Sumatera kembali stabil, bahkan kapasitasnya meningkat," katanya.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Iklim Investasi Daerah

Ketersediaan pasokan listrik yang andal menjadi kunci utama bagi pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi di suatu daerah. Penambahan daya listrik ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung sektor industri dan pelayanan publik di Bangka Belitung. Hal ini diharapkan dapat memicu aktivitas ekonomi yang lebih dinamis.

Gubernur Babel, Hidayat Arsani, menyambut baik beroperasinya kembali interkoneksi 150kV Sumatera-Bangka sirkit-2. Beliau mengapresiasi langkah cepat dan sigap PLN dalam memulihkan infrastruktur kelistrikan ini. "Langkah cepat dan sigap PLN dalam memulihkan kabel laut dan penambahan daya mampu listrik semakin baik," kata Hidayat Arsani.

Gubernur juga optimistis bahwa iklim investasi akan semakin meningkat dengan ketersediaan listrik yang andal. "Kami optimistis iklim investasi akan semakin meningkat karena ketersediaan listrik yang andal adalah kunci utama bagi para investor. Hal ini tentu akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Babel," tambahnya. Ketersediaan energi yang stabil memang sangat krusial bagi para calon investor.

Komitmen PLN untuk Keadilan Energi Nasional

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menyatakan bahwa beroperasinya kembali interkoneksi di Babel menjadi tonggak penting. Ini merupakan penguatan sistem kelistrikan nasional sekaligus wujud nyata keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. PLN berupaya memastikan pemerataan akses listrik.

Suroso Isnandar menekankan pentingnya listrik sebagai penggerak ekonomi. "Listrik yang andal bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi penggerak utama ekonomi bangsa. Kami ingin memastikan setiap daerah, termasuk wilayah kepulauan, merasakan manfaat langsung dari transformasi kelistrikan yang tengah dijalankan," ujarnya.

Proses pemulihan interkoneksi kelistrikan ini mencakup pekerjaan pemulihan SKLT sepanjang 36 kilometer dan SKTT 3,9 kilometer. Jaringan ini menghubungkan Sistem Sumatera dan Sistem Bangka melalui landing point di Tanjungcarat-Mentok. Meskipun menghadapi tantangan teknis di lapangan, seluruh proses dapat diselesaikan dengan baik.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, mitra kerja, dan sinergi seluruh elemen masyarakat. Seluruh proses pekerjaan juga dilakukan dengan menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat. Ini guna memastikan setiap tahapan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi