Tahukah Anda Rahasia Lezatnya? Pemkab Jepara Kembangkan Sentra Bandeng Jepara di Donorojo dengan CSR

Pemerintah Kabupaten Jepara serius mengembangkan Sentra Bandeng Jepara di Ujungwatu, Donorojo, melalui program CSR. Apa saja upaya Pemkab untuk meningkatkan nilai jual bandeng khas ini?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda Rahasia Lezatnya? Pemkab Jepara Kembangkan Sentra Bandeng Jepara di Donorojo dengan CSR
Pemerintah Kabupaten Jepara serius mengembangkan Sentra Bandeng Jepara di Ujungwatu, Donorojo, melalui program CSR. Apa saja upaya Pemkab untuk meningkatkan nilai jual bandeng khas ini? (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Jepara mengambil langkah strategis untuk memperkuat sektor perikanan lokal. Mereka mengembangkan Sentra Bandeng Jepara di Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo. Inisiatif ini didukung penuh melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, bersama Wakil Bupati M Ibnu Hajar, secara langsung meninjau areal tambak. Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemkab untuk mendorong budidaya ikan bandeng. Mereka juga berupaya memperkuat hilirisasi produk demi nilai tambah masyarakat.

Program CSR diharapkan menjadi jembatan bagi kelompok budidaya untuk mendapatkan bantuan. Bank Jateng menjadi salah satu mitra potensial dalam mendukung pengembangan Sentra Bandeng Jepara ini. Hal ini bertujuan agar potensi lokal dapat berkembang optimal.

Penguatan Budidaya dan Hilirisasi Produk Bandeng

Bupati Witiarso Utomo menegaskan komitmen Pemkab Jepara dalam pengembangan Sentra Bandeng Jepara. Beliau mendorong para pembudidaya untuk aktif mengajukan proposal bantuan. Bantuan tersebut akan diupayakan melalui skema CSR dari berbagai perusahaan.

"Silakan masing-masing kelompok budidaya ikan bandeng untuk mengajukan proposal bantuan, untuk kami upayakan melalui CSR, salah satunya melalui Bank Jateng," kata Bupati Witiarso. Pernyataan ini menunjukkan dukungan konkret pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk mempercepat peningkatan kapasitas produksi.

Selain fokus pada budidaya, Pemkab Jepara juga menekankan pentingnya hilirisasi produk. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual Sentra Bandeng Jepara. Produk olahan seperti bandeng presto dan sambal bandeng menjadi prioritas.

"Jadi kita lakukan penguatan produk bandeng. Selain budidaya, kita masuk ke hilirisasi seperti bandeng presto hingga sambel bandeng. Ini supaya nilai jualnya meningkat," tambah Bupati. Strategi ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.

Keunggulan Kualitas Bandeng Khas Ujungwatu

Desa Ujungwatu diakui sebagai sentra utama Sentra Bandeng Jepara. Keunggulan utama bandeng dari wilayah ini adalah kualitas ikannya yang tidak berbau. Karakteristik ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Menurut Bupati Witiarso, keunggulan ini berasal dari sistem budidaya di tambak. Tambak di Ujungwatu menggunakan sistem air mengalir secara alami. Kondisi ini menciptakan lingkungan optimal bagi pertumbuhan ikan.

"Kelebihan bandeng di sini karena air tambak mengalir, jadi ikannya tidak bau. Ini yang perlu kita tonjolkan sebagai keunggulan daerah," jelas Bupati. Sistem air mengalir ini menjaga kesegaran ikan. Hasilnya adalah bandeng dengan cita rasa yang lebih lezat dan berkualitas tinggi.

Kepala Dinas Perikanan, Muh Tahsin, turut mendampingi peninjauan areal tambak Bandeng Kalingga. Kawasan ini merupakan salah satu penghasil bandeng berkualitas di Ujungwatu. Kualitas ini menjadi identitas kuat bagi Sentra Bandeng Jepara.

Potensi Produksi Besar dan Rencana Pengembangan

Kepala Desa Ujungwatu, Sungatono, mengungkapkan potensi produksi Sentra Bandeng Jepara yang sangat besar. Desa ini mampu menghasilkan bandeng hingga satu ton per hari. Angka ini menunjukkan kapasitas produksi yang signifikan.

Produksi bandeng dari Ujungwatu tidak hanya memenuhi pasar lokal. Ikan bandeng tersebut juga telah dipasarkan ke berbagai daerah lain. Semarang menjadi salah satu tujuan utama distribusi produk perikanan ini.

"Fokus kita sekarang masih di bandeng. Untuk garam, belum banyak petani yang mengarah ke sana," ujar Sungatono. Meskipun ada potensi lain seperti produksi garam, prioritas utama saat ini adalah pengembangan bandeng. Hal ini untuk memastikan sektor unggulan ini terus berkembang.

Pengembangan Sentra Bandeng Jepara ini diharapkan dapat terus berlanjut. Upaya peningkatan kualitas dan jangkauan pasar akan terus dioptimalkan. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat pembudidaya di Ujungwatu dapat terus meningkat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi