Hanya Rp155 Juta, 50 Unit Rumah ASN Bangka Tengah Dibangun untuk Hunian Layak

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah merealisasikan pembangunan 50 unit Rumah ASN Bangka Tengah dengan harga terjangkau, hanya Rp155 juta per unit, demi menyediakan hunian layak bagi para abdi negara. Bagaimana skema pembayarannya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Hanya Rp155 Juta, 50 Unit Rumah ASN Bangka Tengah Dibangun untuk Hunian Layak
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah merealisasikan pembangunan 50 unit Rumah ASN Bangka Tengah dengan harga terjangkau, hanya Rp155 juta per unit, demi menyediakan hunian layak bagi para abdi negara. Bagaimana skema pembayarannya? (Merdeka.com)

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, secara resmi merealisasikan pembangunan 50 unit rumah bagi aparatur sipil negara (ASN). Inisiatif ini merupakan upaya konkret untuk menyediakan hunian yang lebih layak dan terjangkau bagi para abdi negara di wilayah tersebut.

Proyek pembangunan Rumah ASN Bangka Tengah ini dilaksanakan melalui kerja sama strategis dengan Koperasi Pegawai Negeri. Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ASN dengan fasilitas perumahan yang memadai.

Rumah-rumah yang dibangun ini menawarkan desain yang lebih baik serta lahan yang lebih luas dibandingkan perumahan pada umumnya. Harga jual yang ditetapkan juga sangat kompetitif, yakni hanya Rp155 juta per unit, menjadikannya pilihan menarik bagi ASN yang membutuhkan hunian.

Skema Pembangunan dan Harga Terjangkau

Pembangunan Rumah ASN Bangka Tengah ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi para pegawai negeri. Rumah yang akan dibangun bertipe 36, dengan spesifikasi yang menjanjikan kenyamanan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi penghuninya.

Ketua Koperasi Pegawai Negeri Bangka Tengah, Erwin, menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak terkait dilakukan berdasarkan prinsip itikad baik. Hal ini bertujuan untuk memperlancar seluruh proses pembangunan dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana.

Pada tahap pertama, sebanyak 50 unit rumah akan dibangun dengan harga jual Rp155 juta per unit. Harga tersebut sudah mencakup berbagai biaya penting, termasuk administrasi, notaris, asuransi, perizinan, hingga pemecahan sertifikat.

Dengan skema harga ini, pembeli tidak akan dibebani biaya tambahan lainnya di luar harga yang telah ditetapkan. Erwin juga menegaskan bahwa akad kredit akan dilakukan setelah rumah selesai dibangun dan siap dihuni, tanpa memerlukan pembayaran tanda jadi atau biaya lain di muka.

Dukungan Perbankan untuk Hunian ASN

Program pembangunan Rumah ASN Bangka Tengah ini juga mendapatkan dukungan penuh dari sektor perbankan. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Pangkalpinang turut serta dalam program ini melalui penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR).

Branch Manager BTN Pangkalpinang, Dandy Permana Indramawan, menyatakan bahwa BTN memiliki mandat untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan rumah bagi masyarakat. Hingga saat ini, BTN telah mengelola sekitar Rp35 triliun dana khusus untuk sektor perumahan.

Dukungan ini menunjukkan komitmen BTN tidak hanya sebagai penyalur KPR, tetapi juga sebagai mitra pemberdayaan finansial keluarga Indonesia. Mereka menghadirkan layanan digital untuk memudahkan proses kepemilikan rumah bagi masyarakat, termasuk para ASN.

Dandy menambahkan, "Kami tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga tanggung jawab sosial dalam menyediakan hunian layak." Pernyataan ini menggarisbawahi peran BTN dalam mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat dan ASN.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi