Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Pasar Buah Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Dalam kunjungan tersebut, beliau memborong berbagai jenis buah lokal, termasuk Pisang Agung yang menjadi ikon daerah.
Interaksi hangat dengan para pedagang kecil menjadi pemandangan utama, di mana Gubernur Khofifah menyapa dan berbelanja dagangan mereka. Aksi ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga meningkatkan semangat para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Gubernur Khofifah untuk mempromosikan produk pertanian lokal dan mendukung ekonomi kerakyatan. Beliau berjanji akan sering mampir jika melewati daerah Ranuyoso, menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan pedagang.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Nyata untuk Produk Lokal Lumajang
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menunjukkan dukungan konkretnya terhadap produk pertanian lokal Lumajang dengan berbelanja langsung di Pasar Buah Ranuyoso. "Kami berbincang dan berinteraksi dengan para pedagang aneka buah Ranuyoso. Kemudian membeli berbagai jenis buah, ada alpukat, nangka, pisang emas dan Pisang Agung khas Lumajang," kata Khofifah dalam keterangan tertulisnya.
Pembelian langsung ini bertujuan untuk membantu para pedagang kecil dan mempromosikan hasil bumi Lumajang. Lokasi pasar yang strategis di jalur nasional Trans Jawa, tepatnya di sepanjang Jalan Raya Klakah hingga Ranuyoso, menjadikannya potensial sebagai pusat oleh-oleh khas.
Langkah ini merupakan wujud kepedulian pemerintah provinsi terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat. Dengan membeli langsung dari pedagang, pemerintah turut serta dalam memutar roda perekonomian di tingkat lokal. Hal ini juga menjadi dorongan moral bagi para petani dan pedagang untuk terus berinovasi.
Advertisement
Advertisement
Keistimewaan Pisang Agung Lumajang yang Mendunia
Pisang Agung Lumajang memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dari jenis pisang lain. Salah satu ciri khasnya adalah ukuran yang bisa mencapai 30 cm, menjadikannya primadona di antara buah-buahan lokal.
Selain ukurannya yang impresif, cita rasa Pisang Agung Lumajang juga sangat khas dan manis. Tekstur kulitnya ditandai bintik-bintik hitam, yang semakin pekat seiring tingkat kematangan, sehingga rasanya semakin manis dan lezat. "Pisang Agung Lumajang itu rasanya khas, tahan lama, dan sangat cocok dijadikan oleh-oleh bagi para pelancong yang melewati Ranuyoso," ujar Gubernur Khofifah.
Keistimewaan ini membuat Lumajang mendapat predikat sebagai kota pisang, sebuah pengakuan atas kualitas dan kuantitas produksi pisang di wilayah tersebut. Pisang Agung tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan dan meningkatkan pendapatan daerah.
Advertisement
Advertisement
Kepedulian Sosial Melalui Berbagi Sembako
Selain berbelanja dan berinteraksi, Gubernur Khofifah juga membagikan paket sembako kepada puluhan pedagang di Pasar Buah Ranuyoso. Aksi berbagi ini merupakan tradisi yang selalu beliau lakukan dalam setiap kunjungan ke daerah.
Pembagian sembako ini bertujuan untuk memupuk kepedulian terhadap sesama dan meringankan kebutuhan sehari-hari warga kurang mampu. "Alhamdulillah kami juga bisa berbagi sembako agar mereka semakin semangat mencari nafkah," tambahnya.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa kunjungan Gubernur Khofifah tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mencakup dimensi sosial. Dengan demikian, kehadiran beliau membawa dampak positif yang menyeluruh bagi masyarakat Lumajang, baik dari sisi ekonomi maupun kesejahteraan sosial.
Advertisement
Sumber: AntaraNews