Indonesia saat ini menjadi pusat perhatian industri furnitur, woodworking, dan perangkat keras global melalui penyelenggaraan gabungan tiga pameran internasional berskala besar interzum jakarta (Trade Fair for Furniture Production and Interior Design), IHFI (International Hardware Fair Indonesia) dan IFMAC (International Furniture Manufacturing Components Exhibition) & WOODMAC (International Woodworking Machinery Exhibition).
Untuk pertama kalinya, ketiganya akan digelar secara bersamaan dalam format 3-in-1 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 24 - 27 September 2025.
Penyelenggaraan pameran ini merupakan kolaborasi antara Koelnmesse, Amara Group, dan WAKENI, yang bersama-sama menghadirkan sebuah platform terintegrasi untuk menghubungkan seluruh rantai nilai industri, dari bahan baku dan komponen, hingga solusi desain dan teknologi manufaktur terbaru dalam satu kunjungan.
Managing Director, Koelnmesse Pte Ltd, Mathias Kuepper menjelaskan, melalui satu tiket, pengunjung mendapatkan akses penuh ke ketiga pameran yang saling melengkapi ini, memperluas cakupan peluang bisnis, pertukaran teknologi, dan kolaborasi strategis lintas industri.
"Pendekatan ini tidak hanya menghemat waktu dan biaya, tetapi juga memberikan pengalaman industri yang lebih menyeluruh menjadikannya momentum penting untuk mempercepat transformasi industri manufaktur dan desain di Indonesia dan kawasan ASEAN," katanya dikutip di Jakarta, Rabu (18/6).
International Hardware Fair (IHF) Indonesia menghadirkan spektrum lengkap dari industri perangkat keras mulai dari alat tangan dan peralatan teknik, mesin pertukangan dan konstruksi, hingga teknologi terkini dalam sistem pengamanan dan aksesoris.
IHFI dirancang sebagai platform khusus dan mendalam bagi produsen, distributor, dan profesional di industri hardware untuk memperluas jaringan bisnis, memamerkan inovasi produk, serta menjalin kemitraan strategis baik dalam maupun luar negeri. IHFI menjadi momen penting dalam penguatan rantai pasok industri konstruksi dan manufaktur di kawasan.
IFMAC & WOODMAC kembali digelar dengan menghadirkan solusi produksi terkini dan teknologi manufaktur canggih dari pelaku industri global maupun lokal. IFMAC menampilkan berbagai komponen dan material furnitur, sementara WOODMAC menghadirkan mesin serta teknologi pengolahan kayu terbaru.
Kolaborasi keduanya membentuk platform bisnis strategis bagi para pelaku industri yang ingin meningkatkan efisiensi, presisi, dan daya saing produksi, sekaligus mendukung transformasi sektor manufaktur menuju digitalisasi dan otomatisasi.
Advertisement
Program Selama Pameran
Pameran tahun ini juga diramaikan oleh berbagai program menarik seperti hosted buyer program, business matching, industry talks, DIY workshop, hingga Mobile Space Interior, sebuah showcase desain interior inovatif untuk gaya hidup urban yang serba cepat dan menuntut fleksibilitas ruang. Konsep ini hadir sebagai jawaban atas keterbatasan ruang di kota besar seperti Jakarta dan kebutuhan masyarakat modern akan mobilitas tinggi.
Seluruh rangkaian acara ini mendapat dukungan dari asosiasi industri terkemuka, seperti ISWA (Asosiasi Sawmill dan Woodworking Indonesia), ASMINDO (Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia), dan HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia).
"Lonsepnya sederhana namun berdampak besar. Satu tiket untuk tiga pameran, menghadirkan pengalaman lengkap dalam hal pengadaan dan jejaring bisnis. Baik Anda pembeli, produsen, desainer, maupun pemasok, format 3-in-1 ini dirancang untuk memberikan nilai lebih, peluang yang lebih luas, dan efisiensi yang lebih tinggi semuanya di bawah satu atap," tambahnya.
Director PT Amara Pameran Internasional, Etty Anggraeini, menjelaskan, tujuan utama dari menggabungkan tiga pameran besar ini adalah untuk membentuk sebuah ekosistem industri yang saling terhubung dan saling menguatkan. Dengan mempertemukan pelaku dari hulu hingga hilir—mulai dari penyedia bahan baku, teknologi, komponen, hingga solusi desain dan interior—pameran ini membuka ruang kolaborasi lintas sektor yang mendorong pertumbuhan bersama.
"Di tengah dinamika perubahan industri global, platform ini menjadi landasan strategis untuk mendorong inovasi dan membangun koneksi bisnis yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan di industri woodworking dan furnitur," katanya.