Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan resmi membubarkan klub motor gede atau moge Belasting Rijder. Hal ini menindaklanjuti arahan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
"Belasting ridjer sudah tidak ada di DJP," ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, DJP Kemenkeu, Neilmaldrin Noor kepada Merdeka.com di Jakarta, Selasa (28/2).
Meski begitu, Neimaldrin tidak menyebut secara pasti waktu pembubaran klub moge yang berisikan pegawai DJP.
Sebelumnya, Sri Mulyani meminta klub motor gede Blasting Rijder yang beranggotakan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk dibubarkan. Menyusul, viralnya foto Dirjen Pajak Suryo Utomo saat mengendarai moge yang menuai kritik masyarakat.
Sri Mulyani menilai, pamer gaya hidup mewah justru menimbulkan persepsi negatif dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai DJP. Sehingga, akan mencederai kepercayaan masyarakat.
Advertisement
"Meminta agar klub BlastingRijder DJP dibubarkan. Ini mencederai kepercayaan masyarakat," tulisnya melalui akun instagram @smindrawati, dikutip Senin (27/2).
Lebih lanjut, Sri Mulyani meminta Suryo Utomo untuk menjelaskan kepada publik terkait jumlah harta yang dimiliki. Selain itu, Bos Pajak ini juga diminta mengungkapkan sumber kekayaan yang diperoleh.
"Jelaskan dan sampaikan kepada masyarakat/publik mengenai jumlah Harta Kekayaan Dirjen Pajak dan dari mana sumbernya seperti yang dilaporkan pada LHKPN," keras Sri Mulyani.