Jaga Keanekaragaman Hayati, KLHK Petakan Koridor Satwa di Wilayah Ibu Kota Baru

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan pemetaan koridor satwa di wilayah Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur. Hal ini sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjaga keanekaragaman hayati di wilayah IKN.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Jaga Keanekaragaman Hayati, KLHK Petakan Koridor Satwa di Wilayah Ibu Kota Baru
Maket Ibu Kota Baru. ©2019 dok. Kemen PUPR

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan pemetaan koridor satwa di wilayah Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur. Hal ini sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjaga keanekaragaman hayati di wilayah IKN.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menyebutkan, akan melakukan pengawasan secara ketat dalam rangka pembangunan di wilayah IKN. Tujuannya, agar koridor satwa yang telah dipetakan tak terganggu dengan proses pembangunan IKN.

"Dalam proses ini maka harus dibuatkan koridor satwa, jadi diidentifikasi dan sudah dilakukan studi oleh KSDAE yaitu koridor-koridor utara, jadi itu petanya yaitu pada wilayah sebagian di Tahura Bukit Suharto dan wilayah hutan produksi hasil addendum. Koridor selatan di hutan lindung Sungai Wae dan sedikit di hutan produksi Mentawir dan Tahura Bukit Suharto," kata Siti Nurbaya di Jakarta, Kamis (17/2).

Dia menjelaskan, sudah mempelajari desain koridor untuk memetakan tutupan hutan sekunder, seperti harus dilakukannya pengayaan dan hutan ramah lingkungan.

"Kapan underpass kapan fly over. Jadi harus dilakukan seperti ini, konstruksi seperti ini akan sangat ketat. Jadi tentu yang kita jaga adalah pengamanan kawasan hutan dan juga pengendalian kebakaran hutan dan lahan," imbuhnya.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi