Cek Daftar Maskapai dan Kapasitas Tempat Duduk Penerbangan ke Lombok Selama MotoGP

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyiapkan total 79.603 tempat duduk penerbangan untuk periode 12-20 Maret 2022 atau saat gelaran MotoGP Mandalika. Rute domestik yang disiapkan ini akan ada total 47 frekuensi penerbangan per hari masuk ke Lombok.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Cek Daftar Maskapai dan Kapasitas Tempat Duduk Penerbangan ke Lombok Selama MotoGP
Ilustrasi Bandara. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyiapkan total 79.603 tempat duduk penerbangan untuk periode 12-20 Maret 2022 atau saat gelaran MotoGP Mandalika. Rute domestik yang disiapkan ini akan ada total 47 frekuensi penerbangan per hari masuk ke Lombok.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto memaparkan, ketersediaan tempat duduk selama event MotoGP untuk penerbangan reguler sebanyak 59.220 dan penerbangan extra atau charter sebanyak 11.383 untuk periode 12-20 Maret 2022.

Rincian rutenya yakni Jakarta-Lombok sebanyak 13 kali penerbangan per hari, Surabaya-Lombok 9 penerbangan per hari, Denpasar-Lombok 14 penerbangan per hari, dan Bima-Lombok 4 penerbangan per hari.

Kemudian, Sumbawa-Lombok 2 penerbangan per hari, Makassar-Lombok 2 penerbangan per hari, Kulon Progo-Lombok 2 penerbangan per hari, dan Labuan Bajo-Lombok 1 penerbangan per hari.

"Ada 8 rute yang menghubungkan langsung ke Lombok dari Jakarta, Surabaya, Denpasar, Bima, Sumbawa, Makassar, Kulonprogo dan Labuan Bajo, sudah kita siapkan," katanya dalam Konferensi Pers, Rabu (16/2).

Dari bandara Soekarno-Hatta akan dilayani oleh Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, Ind Air Asia, dan Super Air Jet. Dari Bandara Yogyakarta International Airport akan dilayani Ind AirAsia dan Lion Air. Kemudian, Bandara Juanda Surabaya akan dilayani Citilink, Lion Air dan Garuda Indonesia.

Selanjutnya, I Gusti Ngurah Rai Bali akan dilayani Citilink dan Wings Air, bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa akan dilayani WingAir, bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima akan dilayani WingsAir, serta Bandara Sultan Hasanuddin Makassar akan dilayani Lion Air dan Wings Air.

Sebagai antisipasi kekurangan kapasitas penerbangan, pihaknya juga menyiapkan Air Shuttle dari tiga wilayah, yakni Jakarta, Surabaya da Denpasar. Proyeksi kebutuhan total pax pesawat udara pada hari H kurang lebih 13.290 pax, serta untuk H-2 dan H-1 akan menyesuaikan.

"Kalau ini dilaksanakan kurang, kita akan buat semacam air shuttle khususnya dari bali ke Lombok, kami terus koordinasi dengan operator penerbangan kita semuanya akan mendukung, kami harap begitu, apabila nanti penonton banyak dari Bali kita akan fasilitas air shutle yang hanya 45 menit bahkan kurang dari bali ke Lombok," katanya.

"Dan ini akan menambah kapasitas, kita tau jumlah yang disiapkan kalau dihitung tak sampai 65 ribu. Kita siap melayani pax tersebut untuk kita antarkan langsung ke Lombok baru dan siapkan bus untuk menjadi shuttle bus dari bandara ke tempat balapan. Dan ini kapasitasnya yang sudah ada secara rutin dan kalau dibutuhkan kita buat air shuttle tadi," imbuhnya.

Disamping itu, Kemenhub juga menyiapkan pengaturan pergerakan untuk helikopter dari sirkuti Mandalika ke semua are strategis diantaranya pulau Lombok dan Bali. Diantaranya rumah sakit internasional, Bandar Udara dan Kota Mataram.

Reporter: Arief Rahman

Sumber: Liputan6

Rekomendasi