Kepala BPN: Kita Sudah Punya Bank Tanah di Awal Januari 2022

Jika kedua regulasi itu selesai, maka pihaknya akan segera menunjuk pengurus bank tanah. Nanti, hadirnya bank tanah dapat menyelesaikan masalah – masalah jangka pendek dan jangka panjang.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kepala BPN: Kita Sudah Punya Bank Tanah di Awal Januari 2022
Menteri ATR BPN Sofyan Djalil. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil menegaskan bahwa pemerintah tengah memproses pembentukan bank tanah. Ini sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah-masalah fasilitas umum dan reforma agraria.

"Saya yakin InsyaAllah paling lambat akhir tahun ini, paling lambat awal Januari (2022) kita sudah punya bank tanah untuk tahap pertama," kata Menteri Sofyan dalam konferensi pers Mafia Tanah, Senin (18/10).

Dia menjelaskan, terdapat dua regulasi yang sedang dalam tahap proses harmonisasi pembentukan bank tanah, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) tentang governance bank tanah dan Peraturan Pemerintah tentang pemasukan modal bank tanah.

"Ini InsyaAllah sebelum akhir tahun modal sudah masuk, Perpres tentang governance-nya sudah," imbuhnya.

Jika kedua regulasi itu selesai, maka pihaknya akan segera menunjuk pengurus bank tanah. Nanti, hadirnya bank tanah dapat menyelesaikan masalah – masalah jangka pendek dan jangka panjang.

Sebagai informasi, sebelumnya Kementerian ATR/BPN menyebut sudah ada sekitar 25 ribu ha tanah yang telah dilakukan inventarisasi pada tahap pertama.

Pada tahap ini, program bank tanah saat ini masih fokus terhadap tanah terlantar ketimbang tanah sengketa maupun lainnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi