Jokowi Segera Umumkan Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, Ahok Jadi Kandidat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyiapkan empat orang kandidat untuk jadi Kepala Otorita Ibu Kota Baru. Salah satu kandidatnya Mulai dari Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro hingga Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Jokowi Segera Umumkan Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, Ahok Jadi Kandidat
Presiden Jokowi. ©2018 Merdeka.com/Titin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyiapkan empat orang kandidat untuk jadi Kepala Otorita Ibu Kota Baru. Salah satu kandidatnya Mulai dari Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro hingga Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Jadi untuk otoritas Ibukota negara kita memang akan segara tandatanganin Perpres di mana disitu nanti ada CEO nya. Kandidatnya ada banyak. Yang namanya kandidat memang banyak Pak Bambang Brodjonegoro, Ahok, Yumiono, Azwar Anaz," kata Jokowi di Veranda, Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (2/3).

Nantinya Kepala Badan Otorita tersebut akan segara diputuskan pada minggu ini. "Segera diputuskan insyallah dalam minggu ini," ungkap Jokowi.

Sebelumnya diketahui, Luhut mengatakan Ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur (Kaltim) tidak akan dipimpin seorang gubernur melainkan pejabat setingkat menteri.

Tony Blair Ditawarkan Jadi Penasihat Pemindahan Ibu Kota

Presiden Jokowi menerima kedatangan delegasi Tony Blair Institute for Global Change di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/2). Dalam pertemuan tersebut, Presiden membahas pembangunan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur.

"Terima kasih telah menerima tawaran untuk menjadi Anggota Dewan Penasihat relokasi ibu kota. Saya yakin kerja sama yang kuat ini akan lebih lanjut mendukung pembentukan ibu kota yang modern dan ramah lingkungan," kata Presiden Jokowi, Jumat (28/2).

Pertemuan juga dihadiri CEO SoftBank Masayoshi Son. Sebelum pertemuan digelar, ketiganya terlebih dahulu melakukan perbincangan santai di veranda Istana Merdeka.

"Saya pikir kita telah berdiskusi dengan Bapak Tony, Bapak Masayoshi di veranda, tapi saya pikir setelah ini teknis yang akan Anda diskusikan dengan tim saya. Pak Luhut akan bertanggung jawab dalam diskusi tersebut," imbuhnya.

Rekomendasi